Melakukan Apa yang Tuhan Katakan (Renungan Harian)

Jumat, 27 Januari 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Lukas 6

“Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?”
Lukas 6:46

Pertanyaan Yesus ini diajukan kepada murid-murid sebagai sebuah penutup dari pengajarannya di Lukas pasal 6. Di bagian awal Dia mengajarkan mengenai bagaimana memegang Sabat yang sebenarnya (ayat 1-11), kebahagiaan dan celaka (ayat 20-26), mengasihi musuh (ayat 27-36), masalah menghakimi (ayat 37-42), dan mengenai pohon dan buahnya (ayat 43-45). Hal yang terakhir yang disampaikan Yesus adalah sebuah dorongan agar semuanya itu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, Yesus mau mengatakan bahwa percuma seseorang mengenal semua kebenaran, mendengar semua ajaran Yesus tapi tidak melaksanakannya. Hal yang senada juga disampaikan oleh Paulus (1 Kor. 11:1) dan Yakobus (Yak. 2:26).

Yesus mengumpamakan bahwa orang yang mendengar dan melakukan ajaran-Nya seperti orang yang membangun rumah dengan memiliki dasar; sedangkan orang yang mendengar pengajaran-Nya tapi tidak melakukannya seperti orang yang membangun rumah tanpa memiliki dasar. Kedua rumah yang dibangun itu mungkin memiliki tampak luar yang sama indah. Dalam kehidupan orang yang percaya kepada Tuhan bisa digolongkan menjadi dua jenis ini. Sama-sama mendengar tapi ada yang melakukan, ada yang tidak. Kedua golongan ini tampak luarnya sama, tidak bisa dibedakan. Kedua bangunan tersebut bisa dibedakan ketika datang air bah dan badai melanda.

Demikian juga dalam gereja, apakah kita membangun iman kita dengan sebuah dasar yaitu melakukan firman Tuhan yang kita dengar sehingga kita memahami dengan benar makna dari firman tersebut atau hanya mendengar tanpa ada perwujudan dalam kehidupan sehari-hari bisa dilihat ketika permasalahan datang dalam kehidupan kita. Yang mendengar dan melakukan akan berusaha menyelesaikan masalah sesuai dengan perintah Tuhan dan akhirnya dia tetap kokoh berdiri dalam Tuhan. Yang hanya mendengar , berusaha menyelesaikan permasalahan dengan cara apapun sehingga tidak jarang dia keluar dari gereja dan mengingkari iman kepercayaannya kepada Tuhan Yesus.

Marilah kita mendengar dan melaksanakan apa yang Tuhan ajarkan sehingga pada akhirnya kita bisa memperoleh upah (1 Kor. 3:14).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: