Meninggalkan Segala Sesuatu (Renungan Harian)

Kamis, 26 Januari 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Lukas 5

Dalam Lukas 5 kita bisa melihat ada dua pihak yang meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Yesus. Dua pihak ini adalah para nelayan (Petrus, Yohanes, Yakobus) dan Lewi, pemungut cukai.

Kedua pihak ini ada dalam posisi yang sama ketika mulai mengikut Yesus. Petrus dan teman-temannya baru saja mendapat tangkapan ikan yang sangat banyak, sampai-sampai dua perahu hampir tenggelam untuk mengangkut ikan yang didapat (ayat 6-8). Lewi ada di rumah cukai sedang menghitung uang hasil dari memungut cukai (ayat 27). Lewi kemungkinan besar merupakan pemungut cukai besar yang mengepalai beberapa pemungut cukai karena dia tidak berkeliling tapi duduk di rumah cukai.

Petrus, Yohanes, Yakobus, Lewi mulai mengikut Yesus saat mereka ada dalam kelimpahan, bukan pada saat mereka ada dalam kekurangan. Mereka berani meninggalkan semua keuntungan yang ada yg sudah jelas menjadi milik mereka untuk mengikut Yesus, yang baru mereka temui. Ketika saya mengabarkan injil banyak saya lihat orang-orang yang sedang dalam kondisi mampu, berkecukupan bahkan berkelebihan menolak untuk mengikut Yesus. Sebaliknya ketika seseorang ada dalam keadaan sakit, kekurangan, mereka dengan mudah percaya dan mau mengikuti Yesus.

Dalam kehidupan kita yang sudah percaya pun tidak lepas dari hal ini. Ketika kita sedang berkecukupan, atau mungkin berkelebihan kita merasa hubungan kita dengan Tuhan sudah dekat sehingga kita tidak lagi berusaha lebih mendekat kepada Tuhan, tidak lagi berusaha mengikut Dia. “Posisi saya sudah cukup, tidak perlu lebih mendekat lagi.”; bahkan ada juga yang meninggalkan Tuhan untuk sesuatu hal yang belum pasti menjadi milik kita. Contoh: meninggalkan ibadah sabat demi menemani orang yang sedang kita kejar (cintai), demi klien bisnis untuk bernegosiasi, dll.

Marilah kita membebaskan diri kita dari perhambaan uang, materi untuk mengikut Yesus.

“Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.”
1 Petrus 2:16

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: