Dosamu Telah Diampuni (Renungan Harian)

Minggu, 29 Januari 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Lukas 7

Bagaimana dengan pembacaan Alkitab yang saudara lakukan? Sudahkah memulianya? Jika belum marilah kita mulai dari sekarang, jangan kita menunda lagi. Hari ini kita akan sama-sama merenungkan satu kisah yang terjadi ketika Yesus diundang ke perjamuan makan oleh seorang Farisi bernama Simon (ayat 36-50)

“Dosamu telah diampuni”. Perkataan ini diucapkan oleh Tuhan Yesus untuk yang kedua kalinya. Yang pertama, Dia ucapkan kepada seorang lumpuh yang diturunkan oleh 4 orang yang membawanya (Luk. 5:20). Perkataan ini untuk kedua kalinya diucapkan Yesus untuk seorang perempuan yang berdosa. Yang menarik adalah apa yang menyebabkan Yesus mengucapkan perkataan tersebut?

Dalam ayat 47 dikatakan “Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih.”. Ketika melihat perkataan Yesus ini, mungkin sebagian dari kita berpikir bahwa perempuan berdosa ini diampuni karena dia banyak melakukan perbuatan kasih, terutama yang dia tujukan kepada Tuhan Yesus. Dia mencium kaki Yesus, membasahi kaki-Nya dengan air mata dan menyeka dengan rambutnya, dan mengurapi kaki Yesus dengan minyak wangi. Oleh karena perbuatan-perbuatan yang dia lakukan maka dosanya diampuni Tuhan. Tapi kalau kita melihat perumpamaan yang disampaikan Yesus bahwa orang yang paling banyak dihapuskan hutangnya yang lebih mengasihi (ayat 41-42) dan apa yang disampaikan Yesus di bagian terakhir ayat 47 maka kita bisa mendapatkan arti yang berbeda dari yang pertama. Bahwa perempuan itu dosanya diampuni bukan karena dia banyak berbuat kasih, tapi karena dosanya diampuni maka dia banyak berbuat kasih.

Kalau kita melihat Lukas 5: 20 dan Lukas 7: 50 kita bisa melihat bahwa Yesus mengampuni dosa seseorang oleh karena iman yang dia miliki. “Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat.”

Iman menyelamatkan jiwa (1 Ptr.1: 9). Dosa-dosa kita diampuni oleh karena iman kita kepada Yesus Kristus, bukan karena banyaknya perbuatan baik (kasih) yang kita lakukan. Oleh karena iman yang menyelamatkan jiwa kita maka marilah kita memeriksa apakah iman yang kita miliki merupakan iman yang murni? Apakah iman yang kita miliki merupakan iman yang benar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: