Babi-babi di Gerasa (Renungan Harian)

Senin, 30 Januari 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Lukas 8
“Lalu seluruh penduduk daerah Gerasa meminta kepada Yesus, supaya Ia meninggalkan mereka, sebab mereka sangat ketakutan. Maka naiklah Ia ke dalam perahu, lalu berlayar kembali.”
Lukas 8:37

Gerasa merupakan sebuah kota di sebelah timur sungai Yordan yang terletak di wilayah (propinsi) Dekapolis. Awalnya kota ini merupakan daerah kekuasaan dari Yahudi, tapi kemudian direbut oleh Yunani dan banyak orang-orang Yunani yang menetap di situ. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya kuil dewa Zeus dan Artemis. Pada abad pertama masehi, kota Gerasa ini merupakan kota yang maju. Kalau kita melihat pola perjalanan penginjilan dari Yesus pada waktu itu (Matius 10:5-6) maka kemungkinan besar penduduk kota Gerasa mayoritas adalah orang Yahudi.
Pada waktu Yesus masuk ke daerah Gerasa, ada orang yang kerasukan banyak setan yg menyebut diri mereka Legion. Setan-setan itu kemudian atas persetujuan Yesus meninggalkan orang tersebut dan masuk ke kawanan babi-babi yang digembalakan disitu. Satu hal yang ganjil ketika kita melihat keadaan kota Gerasa ini, yaitu banyak orang-orang Gerasa memelihara babi, padahal binatang itu merupakan binatang yang haram (Imamat 11:7). Dan yang lebih mengherankan lagi adalah reaksi dari orang-orang kota ketika melihat apa yang terjadi. Mereka bukannya bergembira karena orang yang kerasukan itu telah sembuh, tapi mereka mengusir Yesus karena ketakutan (ayat 37). Apa yang mereka takutkan?

Dari peristiwa di Gerasa ini kita bisa menarik beberapa pengajaran:

Orang-orang Gerasa lebih melihat penghasilan mereka dibanding dengan saudara mereka.
Orang yang sudah lama kerasukan setan, sangat menderita, terbelenggu, dan hidup di kuburan merupakan salah seorang dari penduduk Gerasa (ayat 39). Tapi mereka bukannya bersuka cita malah ketakutan ketika Yesus menyembuhkan orang tersebut. Mereka ketakutan karena apa yang menjadi sumber penghasilan mereka (beternak babi) harus hilang. Mereka tidak melihat bahwa dengan pengorbanan yang mereka lakukan, seorang saudara bisa diselamatkan. Hal itu terjadi kemungkinan besar karena pengorbanan tersebut dilakukan tanpa disengaja. Dengan melihat kejadian-kejadian yang serupa seperti yang dialami penduduk Gerasa mari kita melihat dan memeriksa diri kita. Apakah sebenarnya kita lebih menyayangi harta kita dibanding dengan saudara kita? Apakah kita lebih merasa sedih ketika kehilangan harta milik kita dibanding sukacita karena seorang saudara terselamatkan?
Pada tahun 2005 saya beserta dengan beberapa pemuda GYS Bandung mengikuti pelayanan KPI di Bangka. Biaya yang dikeluarkan untuk program tersebut tidaklah kecil. Pada waktu itu saya terkesan dengan ketua rombongan. Beliau mengatakan “Untuk menyelamatkan jiwa seseorang, harga berapapun adalah pantas untuk dikeluarkan.”. Saya yakin hal ini juga dirasakan oleh Yesus sehingga pada waktu itu Dia mengijinkan Legion untuk pindah ke babi-babi yang ada.

Yesus memberikan peringatan kepada orang-orang Gerasa mengenai pekerjaan mereka.
Orang-orang Gerasa yang merupakan orang Yahudi tahu benar bahwa menurut hukum Taurat babi merupakan binatang haram dan tidak diijinkan untuk memakan atau menyentuhnya. Tetapi mereka tetap memeliharanya sebagai salah satu mata mencaharian mereka.Bekerja untuk mencari makan adalah sebuah keharusan, termasuk bagi orang-orang Krsiten (2 Tes. 3:10). Akan tetapi, kita perlu perhatikan ladang pekerjaan kita. Karena dalam pekerjaan kita juga melayani Tuhan (Efesus 6:5-9) maka kita perlu lihat apakah pekerjaan yang kita lakukan sesuai dengan perintah Tuhan atau tidak, dalam pekerjaan kita mempermuliakan nama Tuhan atau tidak. “Di rumah orang benar ada banyak harta benda, tetapi penghasilan orang fasik membawa kerusakan.” (Amsal 15:6)
“Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, dari pada penghasilan banyak tanpa keadilan.” (Amsal 16:8).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: