Adakah Ia Mendapati Iman di Bumi? (Renungan Harian)

Jumat, 10 Februari 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

 
Lukas 18

“ Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?”
Lukas 18: 7-8

Pertanyaan di atas disampaikan oleh Yesus ketika mengajar kepada murid-murid-Nya. Pada waktu itu Dia mengajarkan murid-murid-Nya untuk tidak jemu-jemunya berdoa (ayat 1). Yesus mengajarkan bahwa seperti seorang hakim yang mengabulkan permohonan seorang janda karena janda tersebut terus-menerus memohonkan perkaranya, Bapa di Sorga akan berbuat lebih lagi. Bukan karena takut, bukan karena kesal tapi karena kasih-Nya maka Dia akan bersegera menolong orang-orang pilihan-Nya. Yang menjadi perenungan bagi kita adalah kenapa Yesus mengucapkan kalimat terakhir? Kenapa Dia bertanya, masih adakah iman di bumi ketika Dia datang nanti?

Iman merupakan dasar dari perbuatan kita. Setiap harinya iman dihadapkan pada tantangan-tantangan yang ada di dunia. Tidak jarang muncul keraguan dalam doa kita. Apakah Tuhan mendengar doa kita? Kalau Dia mendengarnya, kenapa jawaban doa kita tidak datang-datang juga?

Pengabulan doa kita tergantung kepada Tuhan kapan Dia akan melakukan-Nya. Pengkhotbah mengatakan bahwa “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.” (Pkh. 3:11). Kadang atau bahkan seringnya kita tidak bisa mengerti dan menebak kapan Tuhan akan memberikannya. Yang Yesus minta adalah kita tetap memohon dengan tidak jemu-jemu dan memiliki iman bahwa walau lama doa kita terkabul, tapi suatu saat pasti akan terpenuhi. “Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” (Markus 11:24). Tidak mudah mempertahankan iman yang terus menerus diuji setiap harinya dengan kenyataan-kenyataan yang kadang kala melemahkan diri kita. Tetaplah bersabar dan percaya.

Hal yang kedua yang Yesus mau ajarkan bahwa yang terpenting dalam mengajukan permohonan kepada Tuhan bukanlah mengenai hal-hal yang ada di dunia karena hal-hal tersebut akan lalu dengan segera. Yang lebih penting adalah kita bisa mendapatkan tempat di Kerajaan Sorga. Bahwa kita bisa tetap memelihara iman kita walau setiap harinya kita menghadapi tantangan-tantangan yang bisa melemahkan keyakinan kita pada Tuhan. Inilah yang kita harus terus menerus memintanya dengan tidak jemu-jemu. Kiranya Tuhan tetap menjaga kita dan menumbuhkan iman kita dari hari ke hari dalam penantian kita akan kedatangan Tuhan. Kiranya ketika Tuhan datang untuk yang kedua kalinya nanti, kita termasuk orang-orang yang akan terangkat bersama-sama dengan Dia dan menerima damai kekal di Kerajaan Sorga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: