Dia Pun Menjelaskan Semuanya (Renungan Harian)

Jumat, 17 Februari 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Lukas 24

“Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.”
Lukas 24:27

Puji Tuhan akhirnya kita sampai pada pasal terakhir dari Injil Lukas. Saya berharap bahwa saudara-saudari semua sudah memulai untuk membaca Alkitab setiap harinya dan merenungkan apa yang telah dibaca.

Pada pasal yang terakhir ini saya tertarik dengan apa yang dikatakan Lukas dalam ayat 27. Kedua murid yang melakukan perjalanan tersebut, Kleopas dan Simon, bisa mengingat Yesus ketika Dia melakukan seperti apa yang dilakukanNya saat memberi makan lima ribu orang.  Mereka sudah tiga tahun lebih mengikut Yesus, mendengar banyak pengajaran-Nya bahkan mungkin mendengar mengenai peringatan yang disampaikan Yesus berkali-kali mengenai penderitaan yang akan dialami, kematian, dan kebangkitan-Nya. Akan tetapi perjalanan selama tiga tahun, murid-murid memiliki pandangan yang berbeda dengan Yesus. Mereka memiliki anggapan bahwa Yesus akan menjadi raja di dunia dan mengembalikan kejayaan bangsa Israel. Keajaiban-keajaiban, mujizat-mujizat, dan tanda heran yang dilakukan Yesus selama itu menguatkan keyakinan mereka, padahal selama kita membaca kitab Lukas ini, Yesus tidak menyinggung akan membangun kembali Kerajaan Israel.
Pemikiran kita kadang bisa menjebak. Kita memiliki angan-angan, keinginan seperti bangsa Yahudi yang pada saat itu ada dalam penjajahan bangsa Romawi berkeinginan untuk merdeka dan meraih kejayaan seperti pada zaman Daud dan Salomo. Tidak sedikit orang-orang menjadi Kristen karena berkeinginan bahwa kehidupannya di dunia menjadi lebih baik. Kebutuhan hidup lebih tercukupi, yang sakit jadi sembuh, yang miskin menjadi kaya semua itu bisa menjadi keinginan yang terpendam. Keinginan yang ada tersebut bisa mendominasi kita sehingga informasi-informasi yang kita tangkap adalah informasi-informasi yang mendukung bahwa keinginan kita itu pasti benar terwujud.Paulus mengatakan bahwa pada akhir zaman orang-orang seperti itu akan semakin bertambah, orang-orang hanya mendengar apa yang mereka mau (2Tim. 4:3-4).

Lalu bagaimana dengan kita yang dengan sungguh-sungguh mau mengikuti, meneladani ajaran Yesus Kristus? Yesus memberikan jalan keluar. Hanya dengan bantuan-Nyalah kita bisa memahami pengajaran-pengajaran yang ada dalam Kitab Suci. Kleopas dan Simon bisa berbahagia karena waktu itu Yesus menampakkan diri dan menjelaskan semua yang ada dalam Kitab Suci. Bagaimana dengan kita yang hidup di zaman dimana Yesus sudah sangat lama terangkat ke Sorga? Tuhan Yesus telah mengutus seorang penolong yaitu Roh Kudus (Yoh. 14:26). Saya sendiri mengalami apa yang dikatakan oleh Yesus ketika memberitakan Injil ke seorang saudara. Dia bertanya mengenai arti dari satu ayat yang ada dalam Alkitab. Ketika pertama kali membaca ayat tersebut saya pun tidak mengerti apa artinya. Akan tetapi ketika saya baca sekali lagi, tiba-tiba saja dalam pikiran saya seperti ada suara yang menjelaskan arti ayat tersebut sehingga saya bisa memahami dan menyampaikannya kepada saudara tersebut.

Mungkin selama membaca Injil Lukas ini dan selama membaca kitab-kitab yang lain ada beberapa ayat yang kita tidak pahami, janganlah berhenti membacanya tapi marilah kita meminta bantuan kepada hamba Tuhan dan yang terlebih lagi kita meminta bantuan kepada Roh Kudus untuk menerangkannya bagi kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: