Harus Menumpang di Rumahmu (Renungan Harian)

Minggu, 12 Februari 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Lukas 19
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.”
Lukas 19: 5

Ketika membaca perkataan Yesus kepada Zakheus ini, saya merenungkan kenapa Yesus mengatakah bahwa Dia “harus” menumpang di rumah Zakheus, bukan Aku “ingin” atau Aku “mau”?Apakah tidak ada lagi tempat lain yang mau menerima Yesus? Apakah Yesus dan rombongannya tidak memiliki cukup dana untuk membayar penginapan?

Satu-satunya jawaban yang muncul dalam perenungan saya adalah bukan karena tidak ada tempat yang mau menerima Yesus, atau bukan karena tidak ada dana untuk membayar penginapan, tapi karena ada satu hal yang mau Tuhan Yesus capai dari menumpang di rumah Zakheus. Selain itu Yesus mengatakan bahwa Dia “harus” menumpang di rumah Zakheus karena adalah tugas yang diberikan Bapa di Sorga kepada-Nya untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang (ayat 10).

Zakheus ketika mendengar perkataan Yesus ini menjadi sangat gembira karena Yesus yang sangat terkenal mau untuk menumpang bersama dengan dia, seorang pemungut cukai yang dianggap sebagai orang berdosa dan dibenci oleh masyarakat. Dalam kegembiraannya itu Zakheus melakukan hal yang berkebalikan dari yang biasanya dia lakukan. Dia sebagai petugas pemungut cukai biasanya menambahkan beban pajak untuk menumpuk kekayaan, dia yang mencintai uang malah melepaskan uang tersebut (ayat 8). Hal tersebut, dia lakukan karena dia mendapatkan yang lebih berharga dari semua uang yang telah diperolehnya.

Dalam hidup sekarang, Tuhan Yesus masih memiliki peranan yang sama yaitu mencari dan menyelamatkan hilang. Walau pun bukan lagi tampil sebagai seorang manusia tapi sebagai jemaat (gereja) yang dipenuhi Roh Kudus (Ef. 1: 22-23). Dia telah mendapatkan kita dan tinggal bersama dengan kita. Apakah dengan kedatangan-Nya menumpang di hati kita merupakan sebuah beban atau sebuah sukacita seperti yang Zakheus rasakan?

Ketika seseorang menumpang di rumah kita maka dia akan melihat apa yang ada dalam rumah, bagaimana keadaan rumah, dan orang-orang yang ada dalamnya. Kita sebagai tuan rumah akan mengeluarkan tenaga, waktu, uang untuk melayani tamu tersebut. Yesus menumpang dalam hati kitapun maka Dia akan melihat isi hati kita, dan ada sesuatu yang harus kita lepaskan untuk melayani-Nya. Apakah kita rela untuk melepaskan harta dunia, atau apa yang sebelumnya kita anggap sebagai sesuatu yang penting supaya ada ruang di hati kita untuk Yesus tinggali?

Keselamatan yang kita peroleh dalam Yesus Kristus merupakan harta yang tak ternilai yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun juga.

“Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.”
Filipi 3:7-8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: