Bertahan di Saat Susah (Renungan Harian)

Jumat, 9 Maret 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Kisah Para Rasul 18
 
Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: “Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorang pun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini.”
Kisah Para Rasul 18:9-10
Pada pasal ini kita bisa melihat Paulus pergi ke kota Korintus untuk memberitakan Injil. Orang-orang Yahudi di Korintus pun tidak mau menerima kabar Injil yang disampaikan Paulus. Mereka menghujatnya, memusuhinya bahkan sampai pada suatu ketika bermaksud untuk mengajukan Paulus ke pengadilan negara (ayat 6, 12). Dalam waktu satu setengah tahun Paulus tinggal di Korintus tentu bukan hanya tiga peristiwa ini yang dialaminya. Bukan hanya sekali atau dua kali tapi mungkin saja berkali-kali dia menghadapi ancaman dan intimidasi dari orang-orang Yahudi di kota itu. Tetapi firman Tuhan yang sampai pada Paulus dalam penglihatan merupakan sumber kekuatan yang senantiasa terngiang-ngiang di telinga Paulus.
Dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen bukanlah suatu hal yang mustahil bahwa kita mengalami tekanan atau intimidasi dari lingkungan yang beraneka ragam. Intimidasi-intimidasi yang ada bisa terlihat dengan jelas, bisa juga terselubung. Karena intimidasi-intimidasi yang ada kadang kita merasa lebih baik kita diam,  menjadi sama dengan orang lain dan menyembunyikan jati diri sebagai orang Kristen yang sejati.
Jangan takut memberitakan Injil kepada saudara-saudara kita yang belum mengenal Tuhan. Jangan takut menyatakan kebenaran, jangan berdiam diri dan mencari aman dengan cara sendiri. Yakinlah ada Tuhan yang menjaga dan melindungi kita. Jerih lelah Paulus tidaklah sia-sia karena setelah beberapa tahun lamanya, gereja Korintus ini menjadi salah satu gereja yang kuat. Demikian juga usaha kita menyebarkan firman Tuhan tidak pernah sia-sia. Tuhan akan menumbuhkan firman yang telah kita tanam ketika waktu-Nya sudah tiba.
“Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja!” (Yesaya 52:7)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: