Kasih Dua Pihak (Renungan Harian)

Kamis, 15 Maret 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Kisah Para Rasul 23

Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisinya dan berkata kepadanya: “Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.”
Kisah Para Rasul 23:11

Paulus akhirnya berdiri di hadapan Mahkamah Agama, satu lembaga pemerintahan Yahudi yang beberapa puluh tahun sebelumnya memutuskan hukuman mati untuk Yesus dan telah berkali-kali menentang orang Kristen (ayat 1). Paulus menghadapi ancaman tuntutan hukuman mati (ayat 29) dan bahkan ada sekelompok orang yang bersumpah untuk tidak makan dan minum sebelum membunuh dia (ayat 12-14). Begitu banyak penderitaan dan ancaman yang dihadapi Paulus tapi dia tidak mundur selangkah pun. Dia memiliki hasrat yang kuat dalam melayani Tuhan. Paulus melakukan itu semua karena kecintaannya yang besar pada Tuhan.

Di ayat yang tertulis di atas juga kita bisa melihat kecintaan dari Tuhan kepada Paulus. Ada sebuah komplotan yang merencanakan membunuh Paulus bahkan mereka sampai bersumpah untuk melakukannya, tapi Tuhan tempatkan kemenakan Paulus sehingga rencana tersebut bisa diketahui (ayat 12-22) dan Paulus bisa diselamatkan. Di sini kita melihat kasih antara Paulus dengan Tuhan. Paulus rela mengorbankan nyawanya untuk Tuhan dan Tuhan memberikan perlindungan terhadap diri Paulus.

Yesus pernah mengatakan “Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.” (Mat. 10:28-31). Setiap diri kita yang percaya kepada Tuhan, Dia akan menjaganya senantiasa. Ketika kita mau mencintai Tuhan dengan sepenuh hati kita maka Dia pun akan membalas cinta kita dengan berlipat-lipat.

Mari kita menempatkan Tuhan pada prioritas yang utama dalam hidup kita dan lihatlah bagaimana Tuhan menempatkan kita dalam perlindungan-Nya dengan luar biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: