Nyala Harapan yang Terjaga (Renungan Harian)

Senin, 19 Maret 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Kisah Para Rasul 26

 

Kata Paulus: “Aku mau berdoa kepada Allah, supaya segera atau lama-kelamaan bukan hanya engkau saja, tetapi semua orang lain yang hadir di sini dan yang mendengarkan perkataanku menjadi sama seperti aku, kecuali belenggu-belenggu ini.”
Kisah Para Rasul 26:29

Pada waktu Paulus ada di hadapan raja Agripa untuk menyampaikan pembelaannya mengenai kasus yang membuat Paulus ditahan, dia menyampaikan kesaksian hidupnya menjadi orang Kristen. Apa yang disampaikan oleh Paulus hampir-hampir membuat Agripa menjadi percaya. Kalau kita ingat beberapa waktu sebelumnya Paulus pun menyampaikan kesaksian hidupnya percaya kepada Yesus di hadapan orang Yahudi. Melihat apa yang dikatakan oleh Raja Agripa, memang pemberitaan Injil yang paling efektif dan tidak bisa dibantah adalah menyampaikan kesaksian hidup dalam Tuhan Yesus.
Hal yang selanjutnya kita bisa lihat dalam pasal kali ini adalah harapan dari pada Paulus yang tidak pernah padam mengenai memberitakan Injil dan membawa orang percaya kepada Tuhan Yesus. Dia tetap berdoa bahwa apa yang dia lakukan, atau katakan bisa membawa orang untuk percaya kepada Tuhan. Dia bukan memikirkan pembelaan-pembelaan yang bisa membuat dirinya dibebaskan tapi malah memberitakan Injil pada raja Agripa. Selain itu, dia masih berharap bahwa kesaksian yang disampaikannya suatu saat nanti bisa membuat raja Agripa  dan orang-orang lain yang mendengarnya bisa bertobat.

Paulus pernah mengatakan bahwa setiap orang memiliki peranan masing-masing. Ada yang menjadi penabur, ada yang menjadi penyiram sementara kunci yang memberi pertumbuhan adalah Tuhan Yesus. Dalam memberitakan Injil mari kita memiliki pandangan Paulus ini. Beritakan dimana kita bisa beritakan, masalah apakah benih yang kita tabur itu langsung bertumbuh atau tidak, kita serahkan kepada Tuhan. Siap sedialah senantiasa dan beritakanlah firman baik atau tidak baik waktunya, milikilah sebuah harapan dalam pemberitaan Injil. Kalau kita lihat, pemberitaan dari Paulus tidaklah sia-sia karena ada beberapa orang dalam istana raja yang menjadi percaya kepada Tuhan (Filipi 4: 22). Kita yakin bahwa pekerjaan kita di dalam Tuhan tidaklah sia-sia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: