Gerejaku Rumahku (Renungan Harian)

Jumat, 23 Maret 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

 
Efesus 2

 

“Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.”
Efesus 2:19

Paulus mengingatkan kepada jemaat di Efesus bahwa mereka semua merupakan sebuah keluarga besar yaitu anggota keluarga Allah. Keluarga ini dipersatukan oleh darah Yesus yang dengan penuh kasih karunia dicurahkan bagi kita.Mereka tadinya orang asing baik bagi satu dengan yang lainnya maupun bagi Allah. Mereka tadinya pendatang, seorang tamu yang memiliki batas-batas dan tidak bisa menerima atau melakukan sesuatu. Sekarang semuanya adalah anggota keluarga yang bisa dengan berani mendekat kepada Allah sebagai seorang anak mendekat kepada bapanya.

Dalam kehidupan kita bergereja ini yang perlu kita ingat selalu, bahwa kita adalah anggota keluarga satu dengan yang lainnya. Manusia di dunia pada saat sekarang ini lebih mengarah kepada diri sendiri, lebih mjementingkan diri sendiri, orang-orang sudah banyak yang lupa pada makna sebuah keluarga. Ketika kita tumbuh besar, masing-masing bekerja dan semakin jarang berkumpul dengan anggota keluarga yang lain. Iblis menggeser makna sebuah keluarga sehingga orang-orang tidak bisa lagi memahami peranan, ikatan dalam sebuah keluarga. Karena keluarga yang dimiliki di dunia hancur berantakan, maka dia pun kemungkinan besar tidak bisa memahami hubungan keluarga di dalam gereja antar saudara seiman.

Gereja merupakan sebuah keluarga besar yang dibangun dengan pengajaran para rasul dan para nabi dengan Yesus Kristus sebagai batu penjuru. Mari kita sebagai saudara-saudara di dalam Tuhan berusaha saling mengasihi, saling menolong, mendukung satu dengan yang lain, memberikan sebuah gambaran yang benar tentang sebuah keluarga sehingga orang-orang yang ada di gereja merasa dibutuhkan dan betah untuk ada di situ. Gereja bukanlah sebuah restoran atau hotel dimana kita tidak perlu mengenal pengunjung atau penghuni yang lain, dimana kita bisa memilih makanan, ruangan, fasilitas yang ada dengan seenaknya, dimana kita tidak perlu memperhatikan kebersihan atau kerapiannya karena ada orang yang dibayar untuk melakukan hal tersebut, bukanlah tempat dimana orang-orang yang mengelola tempat (karyawan hotel atau restoran) tersebut memiliki tugas untuk memenuhi semua keinginan dan permintaan kita dan yang perlu kita lakukan adalah membayarnya dengan uang kita. Gereja adalah tempat dimana kita saling mengenal satu dengan yang lain, dimana kita menjadi orang-orang yang bertanggung jawab untuk menjaganya supaya tetap bersih dan nyaman untuk dihuni, tempat dimana kita saling melayani satu dengan yang lainnya, tempat dimana kita menyumbangkan tenaga, pikiran, waktu, dan materi yang kita miliki untuk memuji dan memuliakan Allah.

Mari kita bangun sebuah gereja yang memancarkan terang kemuliaan keluarga Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: