Silsilah Keturunan Nuh (Renungan Harian)

Senin, 9 April 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Kejadian 10
 
“Itulah segala kaum anak-anak Nuh menurut keturunan mereka, menurut bangsa mereka. Dan dari mereka itulah berpencar bangsa-bangsa di bumi setelah air bah itu.”
Kejadian 10: 32
Ketika kita membaca pasal sepuluh ini kita menemukan banyak nama-nama yang asing, susah dieja, dan cenderung membosankan. Mungkin ketika membacanya ada suatu keinginan untuk melewatkan saja pasal sepuluh ini. Saya pribadi ketika membaca pasal ini bingung untuk mencari pengajaran apa yang bisa saya dapatkan. Mari kita coba renungkan sama-sama apa yang bisa kita dapatkan?Saya mencoba membaca sebuah artikel mengenai Kejadia pasal sepuluh dari closerdaybyday.info, sebuah website dari GYS Singapore yang memuat renungan harian, ternyata ada beberapa pengajaran yang bisa kita dapatkan.
Pertama kita melihat bahwa di pasal ini dicantumkan nama tokoh-tokoh yang akan mengambil peranan masing-masing dalam dunia. Tuhan melalui Nuh dan keluarganya seakan-akan membentuk sejarah manusia dari awal kembali. Tokoh-tokoh dari keturunan Nuh yang nantinya akan memegang peranan dalam Alkitab. Contoh: Dari keturunan Sem, Tuhan memilih Abraham dan menjadikan keturunannya sebagai umat pilihan, Dari keturunan Ham muncullah orang-orang Filistin dan Kanaan yang terus-menerus menjadi musuh bagi orang Israel. Tuhan bekerja dalam dunia melibatkan semua orang. Dalam kehidupan kita satu hal yang bisa kita ingat bahwa Tuhan Yesus, Allah kita, adalah Tuhan atas semua orang di dunia baik orang itu percaya kepada Tuhan Yesus atau tidak. Dia juga bisa bekerja melalui orang-orang yang tidak mengenal-Nya, bisa menggerakkan semua orang termasuk yang tidak mempercayai-Nya. Karena itu kita bisa dengan yakin dan tanpa ragu sedikitpun akan kekuasaan dari Tuhan kita, Yesus Kristus.
Hal yang kedua yang bisa kita pelajari dari pasal sepuluh ini adalah walaupun Nuh merupakan orang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang sezamannya (Kej. 6: 9) tapi tidak menjamin bahwa semua keturunannya akan menjadi benar juga. Walaupun orang bisa mengalami kejadian yang luar biasa seperti turunnya air bah yang membinasakan semua makhluk hidup tapi tidak berarti bahwa orang tersebut akan menjadi takut dan hormat pada Tuhan. Dari salah satu keturunan Nuh yaitu Ham muncullah orang-orang yang tidak mengenal Tuhan seperti orang Asyur, orang Filistin, dan penduduk tanah Kanaan (ayat 6-20). Penyembahan berhala berasal dari bangsa-bangsa tersebut yang padahal mereka berasal dari keturunan Nuh.
Dalam kehidupan kita sebagai orang percaya pada Tuhan, marilah kita berusaha mewariskan iman kita kepada generasi penerus kita, memperhatikan pendidikan agama dari keturunan kita, jangan sampai keturunan kita memilih jalan yang salah. Tidaklah mudah dan enteng untuk mewariskan iman kita karena kita lihat Nuh pun bisa memiliki keturunan yang tidak takut pada Tuhan walaupun Nuh bersama dengan anak-anaknya telah melihat kuasa Tuhan yang begitu luar biasa. Manfaatkan kelas pendidikan agama yang ada di gereja dengan baik sebagai satu sarana untuk mewariskan iman kita, dorong anak-anak kita untuk mengikutinya, dan berdoalah bahwa Tuhan akan membimbing anak-anak kita untuk mengenal Dia dengan lebih baik dan memiliki rasa takut dan hormat kepada Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: