Arti Sebuah Nama (Renungan Harian)

Selasa, 17 April 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
 
Kejadian 17
 
“Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.”
Kejadian 17:5
Pada pasal ini kita melihat Tuhan kembali mengatakan janji-Nya dan kali ini Dia meneguhkan perjanjian-Nya dengan sunat sebagai tanda. Selain itu, Tuhan juga memberikan nama baru dari Abram (Bapa yang ditinggikan) menjadi Abraham (Bapa dari sejumlah besar bangsa) (ayat 5) dan Sarai (Putri) menjadi Sara (Wanita terhormat) (ayat 15). Sejak pasal ini maka Alkitab mencantumkan nama mereka Abraham dan Sara.
Masalah nama ini masih menjadi sebuah misteri. Apakah nama mempengaruhi kehidupan seseorang atau tidak? Tuhan mengatakan bahwa pada saatnya nanti Dia akan memberikan nama baru bagi mereka yang bisa bertahan sampai akhir (Wahyu 2:17). 
Terlepas dari apakah nama itu memiliki kekuatan atau tidak; Nama melekat dalam hidup kita sejak beberapa saat setelah kita lahir dan sampai kita meninggalkan dunia ini, nama itu masih tetap melekat dalam diri kita. Orang tua merancangkan, mencari sebuah nama untuk anaknya sejak anaknya masih dalam kandungan dengan harapan bahwa anaknya itu akan tumbuh dan hidup sesuai dengan nama yang dibawanya. Tuhan memberikan nama Abraham dan Sara dengan sebuah janji dan harapan bahwa Abraham ditetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa dan Sara menjadi wanita terhormat. Nama Abraham dan Sara merupakan sebuah janji dari Tuhan bahwa Abraham akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa dan Sara akan menjadi wanita terhormat karena dia melahirkan keturunan bagi Abraham.
Ketika kita dibaptis, atau ketika seorang diaken/is, pendeta ditahbiskan, ada dari mereka yang menambahkan nama baru yang diambil dari nama tokoh yang tercantum dalam Alkitab. Hal ini bukanlah sebuah keharusan tapi pencantuman nama tersebut seperti orang tua memberikan nama kepada anaknya yaitu adanya sebuah harapan bahwa jemaat, diaken/is atau pendeta tersebut akan hidup melayani sesuai dengan kehidupan pelayanan yang dilakukan oleh tokoh tersebut dalam Alkitab. 
Ketika kita dibaptis pun ada sebuah nama yang secara otomatis melekat dalam diri kita yaitu “Kristen” yang berarti pengikut Yesus Kristus. Saat ini apakah kita hidup sesuai dengan nama tersebut yaitu kita hidup mengikuti teladan dan pengajaran yang diberikan oleh Yesus selama di dunia atau kita hanya mempermalukan nama tersebut? 
Hiduplah sesuai dengan harapan yang terkandung dalam nama kita sehingga hidup kita tidaklah sia-sia, membanggangkan kedua orang tua kita dan terlebih lagi dalam hidup kita yang menyandang nama “Kristen”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: