Daftar Silsilah Esau (Renungan Harian)

Rabu, 9 Mei 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Kejadian 36
 
“Inilah keturunan Esau, yaitu Edom.”
Kejadian 36: 1
Ketika saya membaca pasal 36 ini sangat sulit untuk mencari kira-kira pengajaran apa yang bisa kita dapatkan dari pasal ini. Dari ayat 1 sampai yang terakhir semuanya menuliskan daftar keturunan dari Esau.  Ketika kita membaca pasal ini mungkin kita merasa mengantuk dan tergoda untuk melewatkan pasal ini begitu saja karena nama-nama yang ada susah untuk diingat. Kadang timbul pertanyaan ketika membaca pasal ini, kenapa Tuhan memerintahkan Musa untuk menuliskan daftar silsilah keturunan Esau. Apa pentingnya dan apa artinya bagi kita?
Tapi puji Tuhan dengan bimbingan dari Roh Kudus saya bisa menarik beberapa pengajaran. Dalam ayat 6-8 dikatakan bahwa Esau meninggalkan tanah Kanaan membawa semua keluarga dan harta bendanya ke tanah Seir. Dia yang sudah puluhan tahun tinggal di tanah Kanaan akhirnya harus pergi sementaraYakub yang sudah lama meninggalkan Kanaan malah menetap di Kanaan. Tanah Kanaan adalah tanah perjanjian, dan Yakublah yang dipilih Tuhan untuk mewarisi tanah Kanaan. Janji Tuhan pastilah tergenapi dan terpenuhi. Walau keadaan kelihatannya tidak mendukung, tapi pada waktu yang telah ditetapkan Tuhan, janji-Nya pasti akan terwujud. Walau Esau sudah puluhan tahun menetap di Kanaan, pada waktu yang ditentukan dia harus meninggalkan tanah Kanaan. Walau saat ini kita memiliki jumlah lebih sedikit dibanding yang lain, gereja tidak lebih besar dari yang lain tapi kitalah yang merupakan umat pilihan dan kepada kitalah keselamatan itu diberikan.
Hal yang kedua yang bisa saya ambil sebagai pengajaran ada di ayat ke enam belas. Ternyata orang Amalek merupakan keturunan dari Esau. Orang Amalek yang menyerang bangsa Israel di padang gurun dengan kejinya sehingga Tuhan memutuskan untuk menghapuskan nama Amalek dari kolong langit (Ul. 25: 17-19) ternyata kalau dirunut masih merupakan saudara dari orang Israel. Orang Amalek yang menjadi musuh bebuyutan bagi orang Israel ternyata merupakan saudara mereka.
Dalam hidup kita sebagai orang Kristen, Tuhan seudah mengingatkan bahwa ketika kita mengikut Dia, orang-orang di rumah kita bisa menjadi musuh kita. Mereka berusaha menjauhkan kita dari Tuhan, menyerang pada saat-saat kita lemah. Saat kita bermasalah dan bimbang, mereka bisa membuat kita mempertanyakan iman kita. Hal ini juga berlaku terhadap saudara-saudara seiman kita. Yohanes mengingatkan bahwa orang yang menetang Kristus atau antikris berasal dari dalam lingkungan gereja. Musuh yang paling berbahaya adalah musuh dalam selimut. Kelihatannya saudara tapi sebenarnya menusuk dari belakang. Selalu berjaga-jaga dan berwaspada supaya kita bisa tetap menjaga diri benar di hadapan Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: