Karena Iman (Renungan Harian)

Jumat, 25 Mei 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Kejadian 50
Berkatalah Yusuf kepada saudara-saudaranya: “Tidak lama lagi aku akan mati; tentu Allah akan memperhatikan kamu dan membawa kamu keluar dari negeri ini, ke negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada Abraham, Ishak, dan Yakub.” Lalu Yusuf menyuruh anak-anak Israel bersumpah, katanya : “Tentu Allah akan memperhatikan kamu; pada waktu itu kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini.” 
Kejadian 50: 24-25
Apa yang disampaikan oleh Yusuf pada saat menjelang kematiannya merupakan sebuah perkataan nubuat mengenai apa yang akan terjadi. Yusuf mengatakan hal tersebut tanpa tahu kapan hal tersebut akan terjadi. Tapi dia yakin bahwa suatu saat nanti Tuhan akan membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir menuju tanah Kanaan. Penulis Ibrani mengatakan bahwa Yusuf mengatakan pesan terakhir ini oleh karena imannya kepada Tuhan (Ibr. 11:22).
Ada dua hal yang disampaikan oleh Yusuf berdasarkan iman:
  •  Kembalinya bangsa Israel ke tanah Kanaan.
    Pada waktu itu bangsa Israel sudah menetap di Gosyen, dan mereka mendapatkan kemakmuran di tanah tersebut. Yusuf menjadi orang kedua di tanah Mesir, seorang yang sangat berkuasa. Tapi Yusuf yakin bahwa suatu ketika Tuhan akan membawa orang-orang Israel kembali ke Kanaan. Dia tahu bahwa Mesir bukanlah tempat tinggal yang tetap.

Kita saat ini hidup dalam dunia dan kita yakin bahwa suatu ketika nanti kita akan meninggalkan dunia ini. Kapan kita meninggalkan dunia ini merupakan sebuah misteri yang selalu menarik bagi orang-orang untuk mengetahuinya. Kebanyakan kita berusaha mengetahui waktunya supaya sebisa mungkin mencegah supaya waktu tersebut tidak datang atau setidaknya mengundurkan waktu tersebut sehingga kita bisa hidup lebih lama di dunia. Tetaplah tanamkan dalam hati kita bahwa hidup kita hanya sementara dan suatu saat kita akan dibawa Tuhan untuk menuju tanah perjanjian yaitu Sorga kekal.

Selain itu, kadang kita menduga-duga mengenai kapan dunia ini akan berakhir, kapan Tuhan Yesus akan datang untuk kedua kalinya. Kita berusaha mencari tahu untuk memastikan bahwa Tuhan menepati janji-Nya. Yusuf tidak mengetahui kapan waktunya Tuhan akan membawa bangsa Israel keluar dari Mesir, tapi dia yakin bahwa suatu saat nanti bangsa Israel pasti keluar dari Mesir.

Kapan waktunya Tuhan datang untuk kedua kali, kita tidak mengetahuinya. Satu hal yang pasti dan harus kita yakini bahwa Tuhan pasti datang pada waktu-Nya nanti.

  •  Meminta tulang-tulangnya dibawa ke Kanaan.
    Di Mesir, seorang yang berkedudukan biasa dimakamkan di dalam piramida. Semakin besar piramida yang dibangun menunjukkan semakin berkuasanya orang tersebut. Dan pastinya seperti piramida-piramida yang ada sekarang maka nama orang-orang yang dimakamkan di dalamnya terkenal sampai pada masa ini. Yusuf memiliki kekuasaan dan kekuatan untuk membangun piramida yang megah bagi dirinya. Tapi dia lebih memilih untuk dikuburkan dalam sebuah goa yang kecil yang tak terkenal (Yosua 24:32)yang terletak di tanah perjanjian. Berusaha menjadi terkenal dan bahkan kalau bisa namanya tak lekang oleh waktu merupakan impian hampir semua orang. Siapa yang tidak ingin namanya tetap diingat selama ribuan tahun. Tapi Yusuf melupakan semua itu dan mengejar satu tempat yang lebih penting lagi yaitu tempat peristirahatan di tanah nenek moyang. Manakah yang kita pilih? Menjadi terkenal dan tak terlupakan oleh waktu di dunia atau mendapatkan tempat peristirahatan kekal di Sorga?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: