Apakah Ada Tuhan? (Renungan Harian)

Kamis, 21 Juni 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Keluaran 17

 

Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: “Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?”
Keluaran 17: 7

Bangsa Israel menempuh perjalanan di padang gurun. Pada waktu itu kembali mereka kehabisan air untuk mereka minum. Sampai di daera Rafidim, mereka bersungut-sungut kepada Musa. Mereka meminta air, mereka menanyakan kepada Musa kenapa Musa membawa mereka keluar dari tanah Mesir? Apakah Musa membawa mereka keluar hanya untuk membinasakan mereka semua? Di situ terjadi pertengkaran, mereka mencobai Tuhan dengan menanyakan kenapa mereka dibawa keluar dari Mesir. Dengan mengatakan pertanyaan itu, mereka menyatakan bahwa lebih baik berada di Mesir. Oleh karena itu nama tempat itu adalah “Masa dan Meriba”.

Ketika saya melihat ke arti kata Masa dan Meriba dalam kamus. Masa berarti “mencobai”, dan Meriba berarti “mencaci”. Kalau melihat penamaan tempat itu berarti apa yang dilakukan oleh bangsa Israel bukanlah satu hal yang biasa. Mereka mencobai Tuhan dengan menyangsikan penyertaan Tuhan, mereka mencaci Musa karena membawa mereka keluar dari Mesir.

Andai kata kita ada dalam kondisi seperti bangsa Israel, kita ada dalam kehidupan yang walaupun penuh dosa tapi ada kenikmatan, keterjaminan dalam hidup, hidup kita aman dan damai, semua berjalan konstan. Ketika kita keluar dari dunia, menjadi anak Tuhan, hidup kita berubah, ada gelombang naik turun. Secara rohani kita terbebas dari dosa, tapi dalam kehidupan jasmani kita mengalami kemerosotan, bisnis yang kita jalani mengalami penurunan dalam keuntungan atau bahkan terjun bebas, kita banyak mengalami musibah; apakah kita akan bertanya “Mengapa dulu saya percaya?” atau kita bertanya kepada yang membawa kita percaya “Kenapa dulu kamu ajak saya untuk percaya? Kenapa dulu kamu ajak saya untuk pergi ke gereja ini?”. Biasanya orang beranggapan bahwa mengikut Tuhan Yesus seharusnya tidak ada permasalahan, hidup dalam damai. Bukankah Tuhan berjanji akan memberikan damai sejahtera bagi kita? Kita mungkin bertanya “Adakah Tuhan di gereja ini?”.

Gereja kita, Gereja Yesus Sejati, merupakan tubuh Tuhan Yesus, sudah pasti ada Tuhan Yesus yang menyertai. Keselamatan tidak akan beralih dari gereja kita. Walau banyak jatuh bangun yang harus kita alami dalam kehidupan dunia, kita harus tetap yakin bahwa Tuhan selalu menyertai kita ketika kita tetap ada dalam gereja-Nya. Damai sejahtera dari Tuhan bukan dipengaruhi oleh keadaan kita. Damai sejahtera dari Tuhan bukan berarti hidup kecukupan, aman, tidak ada gelombang tinggi yang menggoncang. Tapi damai sejahtera yang diberikan Tuhan berarti walau kehidupan kita penuh kesulitan, penuh gelombang tinggi, ada penderitaan tapi kita bisa tetap merasa bersyukur, bersukacita, tidak berputus asa dan selalu berharap pada Tuhan.

One Response to Apakah Ada Tuhan? (Renungan Harian)

  1. Ratih says:

    ” Damai sejahtera dari Tuhan bukan berarti hidup kecukupan, aman, tidak ada gelombang tinggi yang menggoncang. Tapi damai sejahtera yang diberikan Tuhan berarti walau kehidupan kita penuh kesulitan, penuh gelombang tinggi, ada penderitaan tapi kita bisa tetap merasa bersyukur, bersukacita, tidak berputus asa dan selalu berharap pada Tuhan “…..ijin share, Pak…luar biasa…Tuhan memberkati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: