Menjadi Saksi Tuhan (Renungan Harian)

Jumat, 22 Juni 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius

Keluaran 18“Sesudah itu Musa menceritakan kepada mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada Firaun dan kepada orang Mesir karena Israel dan segala kesusahan yang mereka alami di jalan dan bagaimana TUHAN menyelamatkan mereka.”
Keluaran 18: 8

Yitro, mertua Musa, seorang Imam di Midian, datang berkunjung dengan membawa Zipora dan anak-anak Musa. Yitro ini merupakan imam dari kepercayaannya, dia tidak mengenal TUHAN, Allah Israel. Musa ketika mendengar Yitro datang, segera menyambutnya dan sesudah itu menyaksikan semuanya. Dia ceritakan mengenai tulah-tulah yang terjadi di Mesir, mengenai terbelahnya Laut Teberau, bagaimana Tuhan membuat bangsa Israel berjalan melintasi Laut Teberau di tanah yang kering dan tenggelamnya Firaun bersama pasukannya. Dia menceritakan mengenai peritiwa di Mara dan Elim, peperangan dengan orang Amalek, bagiamana Tuhan memberi minum bangsa itu dari batu karang. Semua perbuatan TUHAN dalam menyelamatkan bangsa Israel diceritakan kepada Yitro. Akhirnya kita bisa melihat bahwa Yitro yang tidak mengenal TUHAN, bersukacita karenanya, memuji TUHAN, mengetahui kebesaran TUHAN (ayat 9-11), dan akhirnya Yitro memberikan persembahan korban kepada Tuhan (ayat 12). Yitro bisa melakukan itu semua karena Musa memberi kesaksian tentang Tuhan kepadanya.

“Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!” (Roma 10: 15b). Seorang saksi Tuhan sangat dinanti-nantikan oleh semua orang. Keberadaan mereka, saksi Tuhan, seperti keindahan pemandangan bunga yang sedang mekar, seperti seorang perempuan cantik yang dipuji oleh para laki-laki. Melihat perkataan Paulus, janganlah kita malu untuk menyaksikan pekerjaan Tuhan. Musa menceritakan itu semua kepada Yitro, padahal Yirto merupakan imam dari agama lain, menyembah allah lain. Tapi karena kesaksian Musa tentang perbuatan-perbuatan Tuhan, Yitro bisa mengetahui kebesaran Tuhan.

Setiap sabat minggu ketiga, kita diberikan kesempatan untuk memberikan kesaksian tentang perbuatan Tuhan dalam hidup kita. Kesempatan itu ada untuk membangun iman kita dan yang mendengarnya, memuji Tuhan. Mari manfaatkan kesempatan itu dengan baik untuk kita menjadi saksi-saksi Tuhan Yesus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: