Sebelum dan Sesudah Perjanjian (Renungan Harian)

Jumat, 28 September 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Keluaran 24
 
Pada pasal 24 ini diadakan perjanjian antara Tuhan dengan bangsa Israel. Bangsa Israel berjanji akan melakukan segala yang diperintahkan Tuhan kepada mereka. Ada satu hal yang menarik terjadi sebelum dan sesudah perjanjian. Musa, Harun, Nadab, Abihu dan tujuh puluh tua-tua merupakan orang-orang yang ditunjuk oleh Tuhan mewakili bangsa Israel. Pada awalnya hanya Musa yang diperbolehkan mendekat sementara yang lainnya menyembah dari jauh (ayat 1-2). Akan tetapi setelah perjanjian dilakukan, mereka naik ke atas gunung, makan dan minum di dekat Tuhan (ayat 9-11). Perjanjian itu menjadi satu titik balik yang penting dalam kehidupan mereka. Mereka bisa melihat Tuhan bahkan menikmati perjamuan dekat dengan Tuhan.
Perjanjian yang diadakan antara Tuhan dengan bangsa Israel yang diteguhkan dengan percikan darah dari korban bakaran membuat hubungan antara Tuhan dengan bangsa Israel berubah. Tuhan berkenan untuk ditemui oleh tua-tua, Harun, Nadab, dan Abihu. Janji ini menjadi sebuah ikatan yang mendekatkan mereka pada Tuhan. 
Akan tetapi perjanjian ini diingkari oloeh bangsa Israel pada peristiwa anak lembu emas. Dan dalam kehidupan dari bangsa Israel mereka berkali-kali melanggar perjanjian yang mereka buat. Akhirnya melalui nabi Yeremia, Tuhan menyatakan bahwa Dia akan mengadakan satu perjanjian yang baru dengan umat pilihan, perjanjian yang dituliskan di dalam hati (Yer. 31: 31-34). Perjanjian ini merupakan perjanjian yang lebih sempurna dari perjanjian yang lama dan berlaku untuk selamanya.
Perjanjian itu sekarang dinyatakan bagi kita dengan Tuhan Yesus menjadi perantara perjanjian yang baru antara kita dengan Bapa (Ibr. 9: 11-15). Dengan darah-Nya meneguhkan perjanjian antara Tuhan dengan kita, umat pilihan-Nya. Dia menjadi pendamai karena kita yang berdosa dan jauh dari Tuhan sekaran bisa berdiri dekat dengan-Nya dan nantinya bisa menikmati perjamuan kekal bersama-sama di Sorga. 
Mari kita sama-sama menjaga perjanjian yang telah diadakan dengan melaksanakan segenap firman Tuhan. Penuhi janji kita karena janji adalah hutang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: