Persembahan Ukupan Kudus (Renungan Harian)

Jumat, 5 Oktober 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Keluaran 30
Dalam pasal 30 ini ada beberapa benda yang dibuat yaitu:
1.      Mezbah pembakaran ukupan (ayat 1-10)
2.      Bejana pembasuhan (ayat 17-21)
3.      Minyak urapan yang kudus (ayat 22-33)
4.      Ukupan kudus (ayat 34-38)
Yang menarik untuk saya adalah mengenai mezbah ukupan dan ukupan kudus yang dibakar di atasnya.
Kalau kita ingat skema Kemah Suci yang ditampilkan dalam renungan Keluaran 27, kita bisa melihat bahwa mezbah ukupan itu diletakkan dalam ruang kudus tepat di depan tirai pemisah. Saat sekarang umat pilihan tidak perlu membakar persembahan ukupan. Tapi ada makna rohani dari persembahan ukupan ini jika kita melihat persembahan ukupan ini sebagai doa yang kita panjatkan di hadapan Tuhan seperti yang dikatakan Daud (Mzm. 141: 2). 
Yang pertama, ukupan dibakar oleh imam setiap kali imam mengurus lampu, di waktu pagi dan senja, ukupan dibakar di depan Tuhan sebagai ukupan yang tetap (ayat 7-8). Seperti ukupan itu dibakar setiap hari, terus menerus di hadapan Tuhan, demikian kiranya doa yang kita panjatkan terus menerus di hadapan Tuhan. Jangan pernah berputus asa dalam berdoa kepada Tuhan (Luk. 18: 1). Milikilah waktu yang tersendiri untuk berdoa kepada Tuhan, jalinlah hubungan yang baik dengan Tuhan.
Kedua, ukupan yang dibakar di mezbah ukupan bukanlah campuran bahan yang sembarangan. Bahan-bahan ukupan dan takarannya ditentukan oleh Tuhan (ayat 34-36), dan ukupan itu merupakan bagian maha kudus. Mengajarkan kepada kita mengenai doa yang kita panjatkan. Hendaknya doa yang kita panjatkan itu sesuai dengan kehendak Tuhan. Berdoalah seperti yang Yesus ajarkan dalam doa Bapa Kami (Mat. 6: 9-13). Jangan kita berdoa untuk memuaskan hawa nafsu kita, karena doa kita tidak akan diperkenan oleh Tuhan (Yak. 4: 3). Kita diingatkan kembali apakah ketika kita berdoa, isi doa kita hanya merupakan permohonan-permohonan untuk pribadi kita, atau kita juga mendoakan untuk pekerjaan kudus di gereja, untuk saudara-saudari seiman kita? Doa kita yang sesuai kehendak Tuhan selalu dinantikan oleh Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: