Persiapan Membuat Kemah Suci (Renungan Harian)


Kamis, 11 Oktober 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Keluaran 35
 
Akhirnya setelah Tuhan memberitahukan semua denah dari Kemah Suci, perkakas-perkakas yang ada di dalamnya, dan pakaian imam maka mulailah persiapan dilakukan untuk mendirikan Kemah Suci. Ada beberapa hal yang mereka lakukan untuk mempersiapkan pendirian Kemah Suci ini.
1.      Semua bangsa Israel yang tergerak hatinya memberikan persembahan sukarela bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mendirikan Kemah Suci (ayat 21-24).
Pendirian Kemah Suci semuanya menggunakan barang-barang yang dipersembahkan oleh bangsa Israel. Bangsa Israel keluar dari perbudakan, mereka mengembara di padang gurun tapi mereka bisa memberikan persembahan yang begitu banyak bahkan sampai berkelebihan (Kel. 36: 5-6). Dari mana semua barang-barang itu berasal? Kemungkinan besar barang-barang yang mereka persembahkan berasal dari pemberian bangsa Mesir ketika mereka keluar dari Mesir. Mereka bisa mendapatkan itu semua karena Tuhan telah menggerakkan orang Mesir untuk memberikan apapun yang diminta oleh orang Israel. Berkat dari Tuhan dipergunakan untuk membangun rumah Tuhan, membangun gereja-Nya. Kekayaan, harta yang kita miliki merupakan titipan dari Tuhan, gunakan dengan bijak. Jangan sampai harta itu menguasai kita dan membuat kita terikat dengannya.
2.      Mereka yang ahli memintal membawa hasil pintalannya untuk bahan membuat Kemah Suci (ayat 26)
Selain mempersembahan barang-barang, ada juga yang mempersembahkan tenaga dan keahliannya. Seperti yang dikatakan Paulus, menjadi persembahan yang hidup (Rm. 12: 1) berarti mempersembahkan keahlian, kemampuan, pemikiran, harta, waktu, dan mempunyai sebuah pertumbuhan karena yang membedakan antara hidup dan mati adalah adanya bertumbuhan.
3.      Para pemimpin mempersembahkan miliknya yang berharga (ayat 27-28)
Pemimpin memberikan teladan, mereka memberikan barang-barang mereka yang berharga. Satu semangat dalam kepemimpinan baik dalam dunia maupun dalam gereja adalah adanya tindakan, bukan hanya perkataan. Dalam gereja pemimpin merupakan teladan, pelayan bagi yang lain.
Semua orang Israel turut serta dalam pembangunan Kemah Suci seberapa pun besar kecilnya persembahan mereka, semua berarti di hadapan Tuhan. Mari kita mempersembahkan apa yang dimiliki untuk pembangunan Kemah Suci yang kekal yaitu tubuh Yesus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: