Kecil tapi Besar (Renungan Harian)


Senin, 15 Oktober 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Keluaran 38
 
“Perak persembahan mereka yang didaftarkan dari antara jemaah itu ada seratus talenta dan seribu tujuh ratus tujuh puluh lima syikal, ditimbang menurut syikal kudus: sebeka seorang, yaitu setengah syikal, ditimbang menurut syikal kudus, untuk setiap orang yang termasuk orang-orang yang terdaftar, yang berumur dua puluh tahun ke atas, sejumlah enam ratus tiga ribu lima ratus lima puluh orang.”
Keluaran 38: 25-26
Kalau kita melihat jumlah emas, perak, tembaga yang dibutuhkan untuk pembangunan Kemah Suci kita akan terkagum-kagum dengan jumlahnya (ayat 24, 25, 29). Mari kita hitung dengan ukuran 1 talenta = 3000 syikal, dan 1 syikal = 11,4 gram:
1.      Emas: 29 talenta dan 730 syikal  = 1000,122 kg
2.      Perak: 100 talenta dan 1775 syikal = 3440,235 kg
3.      Tembaga: 70 talenta dan 2400 syikal = 2421,36 kg
Kalau dijumlah keseluruhan berat emas, perak dan tembaga yang digunakan untuk pembangunan Kemah Suci sebesar 6 ton lebih. Sungguh suatu jumlah yang sangat besar. Jumlah yang besar itu dikumpulkan dengan persembahan kecil bangsa Israel. Contoh dalam ayat 25-26 kita bisa lihat setiap orang Israel yang berumur dua puluh tahun ke atas mempersembahkan perak yang mereka miliki sebanyak setengah syikal (5,7 gram). Ini bukanlah jumlah yang besar, tapi ketika seorang-demi seorang memberikannya maka terkumpullah perak seberat 3 ton lebih.
Demikian juga dalam pembangunan rumah rohani, sumbangsih yang kita berikan dalam gereja mungkin kelihatannya kecil, tidak berarti tapi memiliki peranan yang besar. Kalau setiap orang Israel berpikir, sumbangan yang diberikan kecil kemudian enggan memberikan karena malu, berpikir lebih baik yang mempunyai kemampuan lebih saja yang memberikan, tidak akan terkumpul perak seberat 3 ton lebih itu. Demikian juga sumbangsih kita dalam gereja. Kalau kita enggan atau malu mempersembahkan kekuatan, kemampuan kita yang dianggap kecil, berpikir lebih baik serahkan pada orang lain yang punya talenta banyak, yang lebih kuat maka gereja tidak akan terbangun dengan baik. Gereja terbangun dengan megahnya karena persembahan yang sedikit-sedikit dari jemaat-jemaat yang ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: