Memulai Awal Tahun (Renungan Harian)


Rabu, 17 Oktober 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Keluaran 40
 
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Pada hari yang pertama dari bulan yang pertama haruslah engkau mendirikan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan itu.”
Keluaran 40: 1
Setelah semua pembuatan Kemah Suci, tabut perjanjian, mezbah korban bakaran, mezbah ukupan, meja roti sajian, kandil, bejana pembasuhan selesai dilakukan oleh bangsa Israel, Tuhan memerintahkan supaya pada awal tahun Kemah Suci tersebut didirikan dan ditahbiskan.
Pendirian di awal tahun mengajarkan kepada kita bagaimana kita sebagai umat pilihan Allah harusnya hidup. Orang-orang duniawi mengawali tahun baru dengan berpesta ria. Ada satu lembaga survei yang mengadakan survei mengenai tahun baru dan ternyata ada beberapa hal yang mengejutkan dari hasilnya antara lainnya awal tahun baru merupakan hari dimana paling banyak orang mengkonsumsi minuman keras, yang akibatnya banyak tindak kejahatan, kecelakaan yang terjadi di awal tahun baru. Bagaimana kita sebagai umat pilihan Allah mengawali tahun yang baru?
Pendirian Kemah Suci mengajarkan kepada kita bahwa marilah kita mengawali setiap kehidupan kita dengan mendirikan mezbah untuk Tuhan, menyediakan satu tempat bagi Tuhan untuk berkomunikasi dengan kita. Bukan hanya awal tahun tapi di awal kehidupan kita setiap harinya pun sebaiknya kita mengawalinya dengan menjalin sebuah komunikasi dengan Tuhan. Melakukan doa pagi bersama-sama dengan keluarga ketika tidak ada ibadah doa pagi di gereja sebelum melakukan semua pekerjaan kita masing-masing. 
Hal yang kedua dari pendirian Kemah Suci tersebut adalah bahwa Tuhan menjelaskan dengan detail urutan dari pengerjaan pendirian Kemah Suci tersebut. Dalam pasal ini setidaknya kita bisa menemukan kalimat “Dan Musa melakukan semuanya itu tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, demikianlah dilakukannya.” Sebanyak delapan kali. Musa melakukan pendirian dan pentahbisan Kemah Suci tepat seperti yang diperintahkan Tuhan. Hasilnya dalam bagian terakhir pasal ini (ayat 34-38) kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci sehingga tidak ada seorangpun yang bisa masuk ke dalamnya. Dengan kata lain Tuhan berkenan atas pekerjaan yang dilakukan Musa dan bangsa Israel. 
Seperti pembangunan Kemah Suci, pembangunan gereja akhir zaman merupakan kehendak Tuhan. Tuhan sudah mempunyai gambaran seperti apa gereja sejati akhir zaman yang sempurna, merupakan tugas kita untuk membangunnya tepat seperti yang Tuhan kehendaki. Hanya dengan begitu maka Tuhan berkenan untuk hadir di gereja dan kemuliaan-Nya memenuhi gereja.
Semoga kita bisa membangun gereja sesuai dengan kehendak Tuhan dan memuliakan Tuhan dalam kehidupan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: