Dua Belas Batu Peringatan (Renungan Harian)


Rabu, 24 Oktober 2012
oleh: Penginjil Toni Antonius
Yosua 4
 
Pada saat sekarang ini kemajuan tekhnologi membantu kita dalam banyak bidang kehidupan. Kamera saat ini memiliki kemampuan-kemampuan yang luar biasa untuk menyimpan gambar yang ada. Yang dulunya terbatas sekarang bisa dikatakan tidak terbatas. Dengan kamera-kamera canggih yang ada kita bisa menyimpan memori masa lalu dan bisa tersimpan dalam jangka waktu yang sangat lama. Kita bisa menyimpannya dalam bentuk gambar maupun dalam bentuk video. 
Akan tetapi pada saat bangsa Israel menyebrangi sungai Yordan, belum ada kamera atau alat apapun untuk merekam, mengabadikan peristiwa tersebut. Mereka mengabadikannya dengan mendirikan batu peringatan sebanyak dua belas buah sesuai dengan yang diperintahkan Tuhan. Peristiwa ini bukanlah peristiwa yang biasa-biasa saja, tapi peristiwa yang luar biasa. Mereka menyeberang sungai Yordan pada saat air sungai Yordan sedang meluap, bukan pada saat air surut. Tetapi walaupun air sedang meluap, mereka melewati sungai Yordan di atas tanah kering.
Dua belas batu peringatan itu didirikan untuk mengingat kuasa Tuhan yang dinyatakan saat mereka menyebrang karena bangsa Israel mudah untuk lupa pada mujizat yang dilakukan Tuhan.
Mengingat masa lalu tidak selamanya merupakan hal yang buruk. Mengingat masa lalu bukan untuk kita membanggakan keberhasilan di masa lalu dan selalu mengungkit-ungkitnya tapi mengingat masa lalu lebih kepada mengingat apa saja yang telah Tuhan lakukan dalam kehidupan kita sehingga kita bisa menceritakannya pada saudara-saudari yang lain, dan juga menjadi pengingat bagi kita jika kita kembali menghadapi keadaan yang sama bahwa kita bisa bersandar pada Tuhan.
Yang mungkin bisa kita renungkan, kenapa Tuhan menuntun bangsa Israel untuk masuk ke tanah Kanaan harus menyebrangi sungai Yordan. Kenapa Dia tidak menuntun melalui daerah selatan, melalui negeri orang Filistin? Yang bisa saya pikirkan adalah karena Tuhan mau menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa dia adalah Allah atas segala yang ada di alam semesta, bahwa Dia mengendalikan semua hal yang ada di dalam dunia. Tidak ada yang bisa melampaui kekuatan dari Tuhan.
Batu peringatan itu didirikan juga untuk mengingatkan kepada bangsa Israel untuk mengajarkan kepada anak-anak mereka iman kepercayaan terhadap Tuhan. Jangan sampai anak-anak generasi selanjutnya tidak tahu menahu mengenai Allah yang hidup, kebesaran-Nya dan kuasa-Nya yang dinyatakan kepada kita sehingga mereka tersesat dan menyembah Allah lain. Kembali disini terlihat pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak baik di dalam gereja maupun di dalam keluarga.
Saat ini setiap Tuhan menyatakan kekuatan-Nya dalam kehidupan kita, tidak perlu kita dirikan batu peringatan secara fisik, tapi mari kita dirikan batu peringatan secara rohani dalam hati kita supaya kita selalu ingat akan kuasa Tuhan dan mengajarkannya kepada generasi selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: