Don’t Judge Book By It’s Cover (Renungan Harian)

Selasa, 6 Nopember 2012

oleh: Penginjil Toni Antonius

Yosua 9

 

Jangan menilai satu buku dari tampak luarnya saja. Pepatah ini tampaknya cocok untuk kedaan yang dialami oleh bangsa Israel yang telah ditipu oleh orang-orang Gibeon pada pasal yang kita baca hari ini. Setidaknya ada dua hal yang bisa kita ambil sebagai pelajaran.

“Lalu orang-orang Israel mengambil bekal orang-orang itu, tetapi tidak meminta keputusan TUHAN.” (Yosua 9: 14)

Orang-orang Gibeon berhasil menipu orang-orang Israel karena orang-orang Israel tidak meminta petunjuk keputusan kepada Tuhan. Mereka sudah percaya dengan apa yang mereka lihat, mereka dengar, dan mereka rasakan, mereka percaya dengan insting mereka sendiri. Disini kita bisa melihat ternyata melihat, merasakan, mendengar tidak bisa disamakan dengan iman. Orang-orang Israel tidak akan tertipu oleh orang-orang Gibeon kalau saja mereka mencari petunjuk Tuhan, Dia pasti akan menyingkapkan kebohongan orang-orang Gibeon. Kelihatannya orang-orang Gibeon ini lebih berguna kalau mereka hidup, mereka menjadi budak dari orang Israel (ayat 27) tapi akhirnya ada orang-orang Gibeon yang menyesatkan orang Israel sehingga meninggalkan Tuhan (Yos. 11: 19; Hak. 3: 5-6).

Sama halnya dengan keadaan pada saat ini. Kita bersalah jika saja kita lebih mempercayai insting kita dalam melihat, mendengar, merasakan di atas dari iman kita pada Tuhan.  Apa yang kita lihat, rasakan dan dengar bisa menipu kita karena hal tersebut bisa saja tidak menampakkan wujud aslinya. Kejahatan yang ada di dalam dunia seringnya dibungkus dengan begitu rapi, menarik, terlihat baik padahal di dalamnya ada hal-hal yang perlahan-lahan menarik kita menjauh dari Tuhan dan akhirnya membuahkan dosa. Contoh yoga kelihatannya membawa kebaikan, menyehatkan dan bisa membuat diri menjadi lebih baik, tidak ada mantra yang harus dilafalkan, tidak ada ajaran-ajaran agama lain sehingga kelihatannya tidak melanggar perintah Tuhan tapi gerakan-gerakan di dalam yoga itu sendiri mengandung nilai penyembahan berhala.

Renungan hari ini juga mengingatkan saya sebagai seorang hamba Tuhan untuk menjaga kawanan domba yang sudah Tuhan percayakan karena daya tarik dunia begitu menggiurkan dan penuh dengan tipu muslihat. Jangan sampai kita semua tertarik pada penampilan luar dan mengambil keputusan tanpa bertanya kepada Tuhan.

“Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.” (1 Tim. 4: 16)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: