Karakter Keluarga Umat Pilihan (Renungan Harian)

Senin, 12 November 2012

oleh: Penginjil Toni Antonius

Yosua 14

 

 

Kita semua merupakan umat pilihan dan kita semua merupakan satu keluarga di dalam Tuhan Yesus. Ketika kita melihat catatan sejarah bangsa Israel pada pasal yang kita baca hari ini, kita bisa melihat karakter dari keluarga umat pilihan.

1.      Teratur

“Inilah semuanya yang diterima oleh orang Israel sebagai milik pusaka di tanah Kanaan, yang telah dibagikan kepada orang Israel oleh imam Eleazar, dan Yosua bin Nun dan para kepala kaum keluarga dari suku-suku mereka.” (Yos. 14: 1)

Pembagian tanah Kanaan dilakukan oleh imam Eleazar dan Yosua kepada para suku melalui para kepala kaum yang kemudian dari para kepala kaum ke setiap keluarga dari suku Israel. Ada hierarki dari pembagian tanah Kanaan kepada setiap keluarga, tanah pusaka tidak langsung diberikan kepada tiap keluarga.

Dalam gereja ada susunan organisasi yang diterapkan. Gereja berusaha untuk mengikuti organisasi yang sesuai dengan alkitab karena organisasi gereja berbeda dengan organisasi dunia. Organisasi ini dibuat supaya ada keteraturan dalam gereja seperti yang dikatakan Paulus bahwa kegiatan dalam gereja harus berjalan dengan sopan dan teratur (1 Kor. 14: 40). Sebagai sebuah organisasi, tidak bisa memuaskan semua kepentingan pribadi karena bisa jadi ada kepentingan pribadi yang bertentangan dengan kepentingan bersama. Kadang kala kita terlalu cepat mengatakan bahwa gereja tidak memiliki kasih ketika gereja menolak permohonan pribadi kita.

2.      Ketaatan

“Seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah diperbuat oleh orang Israel dan dibagi-bagi merekalah negeri itu.” (Yos. 14: 5)

Musa sudah lama meninggal, tapi bangsa Israel tetap mengikuti apa yang dulu sudah diperintahkan Musa saat dia masih hidup karena yang disampaikan Musa merupakan perintah Tuhan.

Ayat yang tertulis di atas menjadi menarik karena ada suku Lewi yang tidak mendapatkan milik pusaka. Mereka sama-sama berperang dengan suku-suku yang lain, sama-sama mempertaruhkan nyawa untuk merebut daerah-daerah di Kanaan, tapi mereka ditentukan tidak mendapat milik pusaka karena Tuhan adalah milik pusaka mereka.  Suku-suku yang lain bukannya tidak mengasihi suku Lewi sehingga tidak memberikan tanah pusaka, tapi karena Tuhan yang memerintahkan hal tersebut.

Setiap manusia memiliki rasa kasihan dalam diri mereka kepada orang lain, minimal kepada saudara atau keluarga mereka. Rasa kasih ini mendorong seseorang untuk berbuat baik, yang merupakan salah satu perintah Tuhan (Gal. 6: 10). Tapi jangan sampai kasih yang kita nyatakan, kita lakukan dengan melanggar perintah Tuhan (1 Yoh. 3: 18).

3.      Semangat yang tidak pudar

“Pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu, demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.” (Yos. 14: 11)

Perkataan ini disampaikan oleh Kaleb bin Yefune, salah seorang dari dua belas pengintai yang memiliki iman pada Tuhan. Karena imannya, dia dan Yosua diijinkan Tuhan masuk ke tanah Kanaan sementara semua orang Israel dewasa lainnya akhirnya meninggal di padang gurun. Saat dia mengatakan hal tersebut, umurnya adalah 85 tahun, bukan lagi umur yang muda dan tentu saja sebenarnya kekuatan fisiknya sudah jauh berkurang. Tapi walaupun kekuatan fisik sudah menurun, semangat dan imannya tidak ikut menurun. Sehingga dalam usia lanjut itu, Kaleb berhasil mengalahkan musuh yang besar, bahkan yang terbesar di antara orang-orang Enak (ayat 15).

Hari demi hari usia kita bertambah, kekuatan kita setelah berumur empat puluh tahun akan menurun terus. Tapi walau fisik kita menurun, mari kita jaga iman dan semangat kita supaya tetap tinggi seperti Kaleb. “Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.” (2 Kor. 4: 16)

Ketiga karakter ini setidaknya harus ada dalam diri kita, orang Kristen sehingga orang-orang dunia bisa melihatnya dengan jelas. Sudahkah kita memilikinya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: