Kota Perlindungan (Renungan Harian)

Senin, 19 Nopember 2012

oleh: Penginjil Toni Antonius

 

Yosua 20

 

Ketika semua suku Israel telah menerima bagian dalam tanah Kanaan. Tuhan memberitahukan kepada Yosua untuk menentukan kota-kota perlindungan bagi setiap orang yang membunuh dengan tidak sengaja (ayat 2-3, 9). Kota-kota itu ada untuk menjadi tempat perlindungan oleh karena penuntut tebusan darah sehingga dia yang membunuh dengan tidak sengaja tidak kehilangan nyawanya (ayat 4-5). Kota-kota perlindungan ini merupakan kota-kota orang Lewi yang diberikan oleh suku-suku di Israel. Mereka yang membunuh dengan tidak ada niat, dengan tidak sengaja memiliki kesempatan untuk hidup dengan cara datang ke kota perlindungan dan tinggal di sana sampai imam besar pada zaman itu meninggal dunia. Setelah itu barulah dia diperbolehkan pulang ke rumahnya sendiri (ayat 6). Kita bisa melihat keadilan Tuhan dalam menentukan kota perlindungan ini. Hukum yang berlaku pada waktu itu adalah “mata ganti mata, gigi ganti gigi “ (Ul. 19: 21), seorang yang membunuh orang lain, sebagai hukumannya dia harus dibunuh, tapi Tuhan memberikan pengampunan bagi yang tidak sengaja melakukannya.

Kota perlindungan ini melambangkan Tuhan Yesus yang menjadi perlindungan kita. Seperti selama orang itu dalam kota perlindungan tetap bisa hidup, tetapi begitu keluar dia kehilangan nyawanya, demikian juga kita di dalam Kristus bisa mendapatkan kehidupan, ketika keluar dari Kristus kita perlahan-lahan akan mati.

Selain itu, kita lihat Tuhan juga memberikan kota perlindungan di sebelah timur sungai Yordan, dimana tinggal suku Ruben, Gad, dan setengah suku Manasye yang memilih untuk tinggal di sana padahal tanah yang dijanjikan Tuhan adalah tanah di sebelah barat sungai Yordan. Suku Ruben, Gad, dan setengah suku Manasye sendiri yang memilih untuk tinggal di sana. Ini memperlihatkan Tuhan benar-benar mengasihi umat pilihan-Nya.

Dengan melihat pengaturan kota perlindungan dan tujuan dibuatnya kota perlindungan, kita bisa tenang dan yakin dengan kasih dan keadilan Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: