Kepada Siapa Kita Menghambakan Diri? (Renungan Harian)

Jumat, 23 Nopember 2012

oleh: Penginjil Toni Antonius

Yosua 24

 

 Tetapi Yosua berkata kepada bangsa itu: “Tidaklah kamu sanggup beribadah kepada TUHAN, sebab Dialah Allah yang kudus, Dialah Allah yang cemburu. Ia tidak akan mengampuni kesalahan dan dosamu. Apabila kamu meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada allah asing, maka Ia akan berbalik dari padamu dan melakukan yang tidak baik kepada kamu serta membinasakan kamu, setelah Ia melakukan yang baik kepada kamu dahulu.” (Yos. 24: 19-20)

Akhirnya kita sampai pada pasal terakhir dari kitab Yosua ini. Ayo kita selesaikan pembacaan kitab Yosua ini dan mengambil sebagian pengajarannya dalam kehidupan kita.

Dalam pasal ini kita melihat bagaimana Yosua memberikan perkataannya yang terakhir di depan bangsa Israel. Yosua mengingatkan sejarah bangsa Israel mulai dari Tuhan memanggil Abraham sampai akhirnya bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan. Semua itu dikatakan Yosua untuk mengingatkan mereka akan kebaikan Tuhan dan janji Tuhan dan mengambil sebuah keputusan bulat untuk mengikuti Tuhan atau tidak. Yang menarik perhatian saya selain dari perkataan Yosua bahwa dia serta seisi rumahnya telah berketetapan untuk beribadah kepada Tuhan walaupun seluruh bangsa Israel memilih jalan yang lain, beribadah kepada allah asing, adalah bagaimana Yosua memperingatkan dengan keras atas pilihan bangsa Israel untuk beribadah kepada Tuhan. Sepintas, apa yang dikatakan oleh Yosua melemahkan iman umat Israel. Mereka sudah berketetapan untuk beribadah pada Tuhan tapi Yosua, pemimpin mereka, malah mengatakan bahwa mereka tidak akan bisa melakukan itu. Apa sebenarnya maksud dari Yosua ketika mengatakan hal tersebut?

Beribadah yang dibicarakan oleh Yosua dalam terjemahan bahasa asalnya berarti “melayani sebagai seorang pelayan yang terikat (budak)”, artinya bangsa Israel melayani dengan sepenuh hati kepada Tuhan dan menjadi milik Tuhan sepenuhnya seperti seorang budak menjadi milik majikannya. Ini bukanlah hal yang mudah, karena itu berarti mereka harus membuang ego mereka dan tunduk pada perintah Tuhan walaupun mereka tidak menyukainya.

Yosua mencoba untuk mengingatkan kepada bangsa Israel bagaimana dalam kehidupan mereka yang telah lewat bagaimana mereka dengan mudahnya berpaling kepada allah lain. Mulai dari peristiwa pembuatan patung anak lembu emas, mengingatkan mengenai patung ular tembaga yang mereka masih simpan, peristiwa penyembahan Baal Peor, dan banyak peristiwa-peristiwa dimana mereka berpaling dan meninggalkan Tuhan.

Mari kita tanyakan kepada diri kita saat ini kita sudah memutuskan beribadah kepada Tuhan Yesus. Apakah sampai saat ini kita menghambakan diri hanya kepada Tuhan Yesus, atau kita menghambakan diri pada dua tuan, atau malah kita sudah menghambakan diri ke pihak lain dan sebenarnya sudah meninggalkan Tuhan?

Kalau Tuhan menjadi tuan kita, maka kita rela mematuhi semua perintah Tuhan dan mengutamakan-Nya. Tapi kalau kita mempunyai dua tuan, kita akan membuat kompromi, mengorbankan tuan yang satu untuk kepentingan tuan yang lain. Contoh: ketika uang menjadi tuan kita, maka kita bisa mengorbankan ibadah untuk uang, misalnya datang ke gereja dengan tujuan utama untuk berdagang, meninggalkan gereja di tengah-tengah kebaktian karena klien bisnis menelpon, dll.

Allah kita merupakan Allah yang cemburu. Seperti seorang mempelai laki-laki yang berharap bahwa cinta mempelai wanita hanya kepada dirinya seorang, demikian Tuhan berharap bahwa kasih, hati kita hanya kepada Dia saja. Mari kita periksa jangan sampai nanti akhirnya usaha kita sia-sia karena kita tidak sepenuh hati beribadah kepada-Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: