Meminta Tanda (Renungan Harian)

Jumat, 30 Nopember 2012

oleh: Penginjil Toni Antonius

Hakim-Hakim 6

 

 Akhirnya kita sampai pada kisah dari hakim ke-5 yaitu Gideon. Ketika kita membaca kisah daripada Gideon ini kita akan menemukan beberapa kali Gideon meminta tanda untuk memastikan firman Tuhan tersebut. Setidaknya ada tiga kali dia meminta tanda kepada Tuhan. Yang pertama ketika Tuhan datang menyatakan bahwa Gideon telah diutus oleh-Nya untuk membebaskan orang Israel dari penindasan orang Midian (ayat 14-22), kemudian dua kali pada waktu dia hendak memimpin pasukan menghadapi orang Midian (ayat 36-40).

Meminta tanda, seringkali dikatakan menunjukkan kelemahan, ketidakyakinan pada kehendak Tuhan. Kita ingat ketika Tuhan Yesus menampakkan diri kepada murid-muridnya tapi Thomas tidak ada di sana. Tomas meminta tanda ketika diberitahukan bahwa Yesus telah bangkit. Kebanyakan kita berpendapat bahwa meminta tanda berarti menunjukkan ketidakyakinan atas firman Tuhan, menunjukkan kelemahan kita.

Mari kita sama-sama renungkan, Gideon tumbuh dalam lingkungan dimana bangsa Israel ditindas oleh orang-orang Midian. Kita bisa lihat bagaimana penindasan tersebut begitu hebatnya walaupun hanya dalam jangka waktu yang singkat. Bangsa Israel sampai membuat tempat-tempat perlindungan di pegunungan, mereka sampai menjadi melarat karena penindasan tersebut (ayat 1-5). Ketakutan ini pun dialami oleh Gideon, yang bisa kita lihat dia mengirik gandum dengan sembunyi-sembunyi di tempat pemerasan anggur supaya tidak didapati oleh musuhnya (ayat 11). Selain itu keadaan imannya sudah tidak baik, dia mempertanyakan mengenai keberadaan Tuhan (ayat 13), merasa bahwa Tuhan sudah meninggalkan orang Israel.

Meminta tanda kepada Tuhan untuk meyakinkan iman kita tidaklah salah. Keadaan iman kita bisa dipengaruhi oleh lingkungan dimana kita tinggal, keadaan yang menimpa diri kita, latar belakang kita. Tanda dari Tuhan kita minta untuk meyakinkan kita dalam melangkah. Yang pasti bahwa ketika kita meminta tanda, mintalah dengan jelas dan setelah tanda itu diberikan jangan kita ragu-ragu untuk bertindak. Karena bisa terjadi dalam kehidupan kita ketika tanda yang diminta sudah diberikan, kita berusaha menghindar dan mencari pembenaran bahwa itu bukan tanda dari Tuhan.

Sesudah Gideon mendapatkan jawaban dari Tuhan atas tanda yang dimintanya, dia dengan bersegera melakukan apa yang diperintahkan Tuhan. Mari kitapun melakukan hal yang sama, hilangkan keraguan dalam bertindak dan yakinlah pada jawaban Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: