Wisdom 316

Diterjemahkan dari: Wisdom 316

Tidakkah hebat jika Anda bisa bergabung dengan kelas kampus berjudul Wisdom 316? Beberapa mengatakan usia memberikan kebijakan, tetapi kadang umur berjalan sendiri. Dan jika kebijakan tidak datang bersama tuanya usia, akan sangat terlambat bagi kita untuk melakukan sesuatu! Sebuah kursus mengajarkan kebijaksanaan? Nyaris tak mungkin. Anda dapat membeli pendidikan, tapi kebijaksanaan adalah anugerah Tuhan.

Beberapa mengartikan kebijaksanaan sebagai pengetahuan dalam kerja. Yang lain mengatakan kebijaksanaan adalah belajar dari kebodohan kita. Tetapi penulis Amsal memiliki definisinya sendiri. Dia berkata percaya pada Tuhan adalah kebijaksanaan (Amsal 3:5). Dalam Amsal 3:5, dia juga mengatakan siapa yang ingin menjadi bijak “janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri.” Ia memperingatkan kita bahwa pengalaman dapat menyesatkan atau tidak berguna.

Kehidupan dapat mengajar kita untuk diam, menghemat uang, dan berusaha mecari yang nomor satu. Tetap diam itu bagus jika kita tidak punya sesuatu yang baik untuk dikatakan, tetapi orang Kristen yang bijak tidak dapat hanya diam mengenai pengabaran Injil. Hal itu tidak selalu terlihat populer, dan beberapa menganggapnya tidak bijak, tetapi kita bisa mempercayai kebijaksanaan Tuhan dalam perintahnya pada kita untuk mengabarkan FirmanNya.

Menyimpan atau menginvestasikan uang adalah cara bijak menghadapi pensiun, tetapi mengeluarkan sebagian uang untuk pekerjaan Tuhan adalah hal yang lebih bijak. Lagipula, tidak ada waktu pensiun dalam pelayanan bagi Tuhan, dan pekerjaanNya harus terus berlanjut. Mengeluarkan uang untuk pekerjaan Tuhan membutuhkan kepercayaan yang dituliskan oleh Salomo juga. Apakah Anda tidak heran, dia seorang yang kaya raya meskipun dirinya menghabiskan banyak uang untuk pekerjaan Tuhan?

Mencari yang nomor satu juga pemikiran bijak. Selama kita ingat siapakah Nomor Satu itu! Kebijaksanaan sesungguhnya datang ketika kita mengenali Tuhan sebagai yang Nomor Satu dalam hidup dan mempercayaiNya lebih dari diri kita sendiri. Ia menyediakan banyak bimbingan dalam FirmanNya dan lewat RohNya. Kita menjadi bijak jika percaya padaNya. Jika tidak, kita adalah yang “sebaliknya”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: