Arti Kehadiranmu?

Jumat, 22 Maret 2013

oleh: Penginjil Toni Antonius

1 Samuel 3

 

Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatan pun tidak sering.

Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN.
1 Samuel 3:1, 19-20

 

Pasal ini diawali dengan menceritakan bagaimana keadaan pada masa itu. Firman Tuhan jarang disampaikan, dikatakan dalam terjemahan KJV bahwa firman Tuhan itu sangat berharga karena jarangnya disampaikan. Selain itu penglihatan-penglihatan tidak sering terjadi. Ada jarak yang jauh dalam berkomunikasi antara Tuhan dengan umat-Nya walaupun ada Kemah Pertemuan di tengah-tengah bangsa Israel dan ada Eli yang menjadi perantara Tuhan dengan umat-Nya.

Keberadaan Samuel memberikan sebuah perubahan dalam keadaan kerohanian bangsa Israel. Samuel dipakai Tuhan untuk menyampaikan firman-Nya dan tidak ada yang disampaikan Samuel yang tidak menjadi kebenaran, semuanya benar merupakan firman Tuhan. Orang-orang Israel menyadari bahwa Samuel ditunjuk menjadi nabi Tuhan, menjadi perantara Tuhan dengan umat-Nya.

Melihat keadaan Samuel ini mengingatkan kepada kita bagaimana arti kehadiran kita dalam keluarga, dalam gereja, dalam masyarakat. Apakah dalam keluarga kita menjadi anak yang senantiasa dinantikan, bisa dibanggakan orang tua, bisa menjadi ayah, ibu atau saudara yang bisa diandalkan oleh anggota keluarga yang lain, membimbing keluarga kita untuk mengenal Tuhan dengan lebih lagi? Apakah dalam gereja kita memberikan sebuah perbedaan, membimbing saudara seiman kita untuk lebih mengenal Tuhan, bahwa dari diri kita kemuliaan Tuhan bisa terlihat? Dalam masyarakat apakah kita membawa kabar sukacita, kabar keselamatan bagi mereka melalui Yesus Kristus?

Yang kedua, Samuel bisa diketahui oleh orang Israel bahwa dirinya dipercayai kedudukan sebagai nabi karena Tuhan membuat semua firman-Nya tidak ada yang gugur, karena Tuhan menyertainya. Kehadiran kita bisa memiliki arti karena ada penyertaan Tuhan dalam hidup kita. Karena itu jangan lupa bagi kita untuk meminta penyertaan Tuhan dalam keluarga, dalam melayani dan dalam masyarat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: