Dosa Tersembunyi Dalam Hati

diterjemahkan dari Hidden Sins within the Heart

Sumber: http://ia.tjc.org/elibrary/ContentDetail.aspx?ItemID=26527

 

“Wah, apel enak yang bagus itu yang saya butuhkan sekarang.”

Jadi saya mengambil sebuah apel dari keranjang, mencucinya dan mulai menggigitnya.

Nyam!

Ada sesuatu yang salah. Saya mengamati apel tersebut dan mendapatinya telah berlubang, busuk, dan tidak baik. Ew! Dengan cepat saya memuntahkan yang sudah tergigit di dalam mulut lalu mencari tanda-tanda kebusukan lain di apel ini. Tak ada satu pun. Di luar, kelihatannya seperti sebuah apel yang sempurna.

Hati kita dapat serupa dengan apel ini. Di luar terlihat baik, kita pergi ke gereja, berhubungan baik dengan orang-orang lain, ikut dalam berbagai macam pelayanan. Tetapi bisa jadi jauh di dalam, ada dosa, tidak terlihat dan perlahan-lahan merusak hati kita atau pelayanan kita pada Tuhan.

Dosa bisa sangat menipu (Ibrani 3:13). Ia dapat sangat kecil sampai kita tidak menyadarinya untuk pertama kali, atau sangat halus sampai kita memilih mengabaikannya. Namun demikian, seiring berjalannya waktu, ia dapat bertumbuh dan merusak hati kita dari dalam. Bagaimana kita dapat menyadari dosa-dosa tersembunyi ini? Bagaimana Anda dapat melihat sesuatu yang tersembunyi? Kita dapat berpaling pada Dia, satu-satunya yang dapat melihat keseluruhan hati kita. Seperti Raja Daut dalam Mazmur 139, kita dapat mencari pertolongan Tuhan.

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;

lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Mazmur 139:23-24

Dalam doa, kita dapat dengan rendah hati meminta Tuhan menyingkapkan segala dosa yang ada dalam hati, seperti memindai komputer dengan anti-virus. Kadang-kadang hasilnya dapat berupa panggilan bangun yang tidak terduga. “Apakah saya benar-benar punya yang seperti itu di dalam hati?” Namun kita dapat bersyukur pada Tuhan, bersandar pada Dia yang akan menunjukkan kita jalan kehidupan. Jadi akhirnya, ketika Tuhan melihat hati kita, tidak lagi hanya bagus di luar tetapi juga bagus di dalam.

 

Pertanyaan untuk renungan:

  1. Apakah kita pernah meminta Tuhan menyingkapkan apa yang dilihatNya dalam hati kita?
  2. Apakah ada dosa-dosa tersembunyi jauh di dalam hati kita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: