Rumput tetangga kelihatan lebih hijau

Sumber: GERASA (Gema Renungan Sabat/110)

Saat kita melihat orang lain “seperti” lebih berhasil, lebih kaya, lebih pandai, lebih dihormati, lebih ganteng/cantik dll, maka biasanya kita akan merasa lebih gagal, lebih rendah, lebih buruk, lebih jelek dll dan terlontarlah pepatah “ rumput tetangga memang lebih hijau”….saudaraku…ada dua hal yang bisa kita renungkan dari pepatah tsb :

  1. Belum tentu rumput tetangga lebih hijau, bisa jadi kita salah lihat atau sudut pandang yang dipakai adalah sudut yang salah, atau kita hanya melihat rumputnya yang hijau, padahal pohon mangganya tidak berbuah, sedangkan dirumah kita rumputnya memang tidak hijau tapi pohon duren kita berbuah lebat, jadi kita harus belajar untuk mengucap syukur atas apa yang kita miliki bukan mengeluh untuk yang tidak kita miliki (1 Tes 5:18)
  2. Mungkin memang rumput tetangga lebih hijau, tapi mengapa lebih hijau? Janganlah kita berusaha membuat rumput tetangga jadi kuning bahkan mati dengan menyiramkan racun rumput (bdk Kej 4:5,8) tetapi carilah tahu, cara tetangga menghijaukan rumputnya (bdk Ibr 11:4), sehingga kita bisa mengikuti jejaknya dan membuat rumput dirumah menjadi sama hijaunya bahkan lebih hijau…. Akan tetapi..jika Saudara sudah berusaha lebih keras untuk bisa lebih baik, tapi jika Tuhan belum ijinkan, tetaplah bersukacita dan bersyukur.

Ayat renungan : Habakuk 3:17-18

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: