Samuel Sudah Mati

oleh: Penginjil Toni Antonius

1 Samuel 28

 

“Adapun Samuel sudah mati. Seluruh orang Israel sudah meratapi dia dan mereka telah menguburkan dia di Rama, di kotanya. Dan Saul telah menyingkirkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal.”
1 Samuel 28: 3

 

Sebuah pernyataan dari penulis kitab Samuel ini menarik untuk disimak ketika kita membaca keseluruhan kejadian yang ada di pasal 28 ini. Padahal pada pasal sebelumnya (pasal 25) sudah diberitahukan bahwa Samuel telah meninggal. Tapi pada pasal 28 ini ada penegasan kembali akan keadaan Samuel, bahwa dia telah meninggal dan telah dikuburkan di Rama.

Pernyataan ini berkaitan dengan peristiwa yang terjadi dimana Saul berusaha untuk mencari jawaban dari pertanyaannya dalam menghadapi pasukan Filistin. Saul mengalami ketakutan dan bertanya kepada Tuhan tapi karena Tuhan sudah menolak Saul, maka Tuhan tidak menjawab pertanyaan Saul. Akhirnya Saul mencari pemanggil arwah untuk memanggil arwah Samuel dan bertanya kepadanya.

Satu hal yang bisa kita ingat dari peristiwa ini adalah hidup seseorang terbatas waktunya di dalam dunia ini. Samuel yang banyak melakukan mujizat dan memberikan sebuah harapan dalam masa kelam tetap harus meninggalkan dunia ini. Saul yang menggantungkan imannya pada Samuel akhirnya kehilangan pegangan. Dalam mengikuti Tuhan, jangan kita meletakkan iman kita atas dasar seseorang. Jangan kita terus menerus pergi beribadah, melayani hanya karena seseorang. Pada awalnya boleh kita mengenal Tuhan karena orang lain, tapi pelan-pelan kita harus mengenal Tuhan secara pribadi sehingga ketika dia yang menjadi alasan kita mengenal Tuhan telah pergi, kita tidak ikut terbawa pergi, tapi kita tahu dengan jelas alasan kita berdiri, tahu dengan jelas iman kita pada Tuhan. Hal ini penting karena banyak yang mendasarkan imannya pada seseorang misalnya pendeta, orang tua, diaken, pasangan, teman dan mereka tidak melanjutkan ke tingkat yang selanjutnya yaitu mendasarkan iman pada Tuhan Yesus.

Kedua untuk menegaskan bahwa seorang yang sudah meninggal tidak lagi memiliki kaitan dengan manusia yang masih hidup. Yang muncul pada saat itu bukanlah roh Samuel tapi roh jahat yang menyerupai Samuel. Beberapa bukti yang mendukung adalah dia muncul dari dalam bumi (ayat 13) padahal dikatakan bahwa yang baik datangnya dari atas (Yak. 1:17). Bukti yang kedua adalah apa yang dikatakan arwah itu mengenai Saul dan anak-anaknya tidaklah terpenuhi semuanya (ayat 19) karena setelah peperangan masih ada Isyboset, anak Saul, yang selamat dan hidup (2 Sam. 2:8). Iblis bisa menyamar menjadi malaikat terang dan tentu saja mudah baginya untuk menyamar menjadi seseorang yang sudah meninggal dan menampakkan diri di depan kita baik dalam mimpi saat kita tidur maupun saat kita sadar.

Mari meletakkan iman kita di atas dasar Yesus Kristus saja dan menjalani kehidupan kita sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: