Lupa

oleh: Sdr. Sujoko

 

Lupa bisa dialami siapa saja dan bisa menjadi suatu kebiasaan tanpa kita sadari. Saat kita berdoa kepada Tuhan, pastinya apa yang menjadi permohonan kita dijawab Tuhan. Setelah pekerjaan diberkati, keluarga diberkati, diberi pasangan hidup yang baik, dan seterusnya — lupakah kita membalas kasihNya? Sudahkah kita berikan yang terbaik padaNya? Tuhan menghendaki kita mengasihi Dia dengan segenap hati kita (Matius 22: 37).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: