Kemenangan-Kemenangan Daud

oleh: Pdt. Filipus Toni

2 Samuel 8

 

Dalam pasal kali ini kita bisa melihat penulis kitab Samuel menuliskan kesuksesan-kesuksesan Daud dalam menjadi raja Israel. Dia berhasil mengalahkan orang Filistin dan menduduki daerah mereka (ayat 1), mengalahkan orang Moab (ayat 2), menaklukkan Hadadezer bin Rehob, raja Zoba dan orang Aram, sekutunya (ayat 3-8), raja Tou menjadi sekutunya (ayat 9-10), mengalahkan orang Edom (ayat 13-14). Tuhan memberikan kemenangan kemanapun dia pergi berperang.

Dari sisi Daud kita bisa lihat dia mempersembahkan semua hasil rampasan perang bagi Tuhan (ayat 11-12) dan dia juga melakukan keadilan dan kebenaran (ayat 15). Daud melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan. “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu.” (Mikha 6:8). Inilah yang dilakukan Daud. Dia menunjukkan kerendahan hatinya dengan memberikan semua barang berharga hasil rampasan perangnya kepada Tuhan, melakukan keadilan dan kebenaran bagi bangsanya. Oleh karena itu Tuhan mengaruniakan kemenangan dalam setiap peperangan yang dilakukannya.

Berkali-kali kita membaca dalam kitab Samuel ini bukti bahwa ketika seseorang mengikuti apa yang menjadi kehendak Tuhan – menjadi orang benar – maka kehidupannya mendapatkan keberhasilan-keberhasilan. Tinggal apakah kita mau mengambil langkah untuk mulai melakukan apa yang dilakukan oleh Daud, hidup sesuai kehendak Tuhan. Tuhan kita, Yesus Kristus, dari dahulu, sekarang dan sampai selamanya tidak pernah berubah. Dulu Dia memberikan berkat bagi Daud karena dia melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya, sekarang dan nanti pun kita percaya Dia tidak akan berubah. Tinggal beranikah kita untuk mulai mengambil langkah dan percaya kepada janji-Nya.

Dalam memperoleh janji Tuhan itu, Daud tidak otomatis mendapatkannya. Ada usaha yang harus dia kerjakan. Dia berperang dengan musuh-musuhnya, mengatur strategi dan pasukan untuk menghadapi mereka. Janji Tuhan itu bisa terwujud dalam hidup kita kalau kita mau berusaha meraihnya.

Jangan tunda lagi, mulailah mengambil langkah untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan raihlah janji-Nya. Kehendak-Nya ada dinyatakan di dalam Alkitab, baik secara tersurat maupun

tersirat. Karenanya jangan malas untuk membaca Alkitab setiap harinya dengan tekun dan memohon petunjuk dari Roh Kudus Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: