Dimaafkan…”ok” , Memaafkan…”no” ?

Oleh: Pdt. Silas

Sumber: https://www.facebook.com/truejesuschurch.batam?fref=ts&ref=br_tf

Saat mengamati tingkah laku umat manusia, sering kita dibuat tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepala tanda kita tidak/kurang suka terhadap sikap dan perilakunya. Contoh kasus: di sebuah perusahaan ada seorang karyawan menangis dan memohon dengan sangat supaya kasus penggelapan uang perusahaan yang dilakukannya tidak dilaporkan ke pihak berwajib, dan sangat bersyukur permohonan tersebut disetujui. Namun d isisi lain, karyawan bermasalah tersebut sangat membenci dan tidak bisa memaafkan temannya di bagian personalia yang memutasinya ke divisi pekerjaan lain, hal ini menjadi satu dendam kesumat baginya. Maka banyak orang tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Memang di situ kadang kita bisa tersenyum. Saudaraku, peristiwa dimaafkan dan tidak memaafkan tersebut sangat mirip dengan perumpamaan dari Tuhan Yesus yang tertulis di Injil Matius 18:21-35 yang bercerita tentang pengampunan. Kondisi seperti ini sepertinya sudah biasa terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat masa lalu maupun masa kini, bahkan mungkin juga terjadi pada diri kita sendiri. Seringkali kita agak curang dan mau menang sendiri, selalu menuntut orang lain memaklumi/memahami kita, tapi kita sulit memaklumi/memahami orang lain. Mari sebelum tersenyum dan menggelengkan kepala, saudara dan saya juga mau memeriksa diri sendiri, apakah ada orang yang belum kita maafkan/ampuni.

“Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di Sorga akan mengampuni kamu juga, tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”
( Matius 6:14-15 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: