Doa yang menjadi dosa

Sumber: https://www.facebook.com/truejesuschurch.batam

Oleh: Pdt. Silas

Doa adalah nafas hidup orang percaya. Istilah yang tidak asing diucapkan oleh umat kristiani. Jadi jika kita berdoa maka seperti orang hidup yang bernafas. Sebaliknya jika tidak berdoa maka, tidak bernafas seperti orang mati. Setiap doa yang benar pasti dijawab Tuhan, tetapi bukan setiap doa pasti didengarNya. Contoh: saat orang Israel berbuat dosa besar Tuhan memalingkan mukaNya dan tidak mau mendengar ( Yes 1:15 ; 59:1-2 ), saat tidak berlaku bijak dengan istripun doa bisa terhalang ( 1 Ptr 3:7 ), doa dengan motivasi hawa nafsu pun tidak dikabulkan Tuhan ( Yak 4:3 ). Lalu apa hubungannya doa menjadi dosa? Seharusnya dalam doa bisa memohon pengampunan atas dosa, tetapi pada kondisi tertentu, justru doa malah menjadi dosa! Kapan itu terjadi? Saudaraku, doa adalah sarana kita berbicara dengan Tuhan. Saat kita menyembah, meninggikan serta mengucap syukur kepadaNya, serta saat kita mencurahkan isi hati dan memohon kepadaNya, tentu tidak boleh ada dusta di dalamnya. Tapi pada kenyataannya tanpa sadar kita sering berdusta. Saat mengatakan berserah pada kehendaknya, namun kita sering marah saat yang terjadi adalah hal buruk. Saat meminta cukup tapi kita sering merasa kurang. Saat minta ampun tapi masih banyak orang yang belum kita ampuni. Mari kita belajar supaya doa jangan jadi dosa.

“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”
Yakobus 5:16

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: